0
Thumbs Up
Thumbs Down

Ini Langkah Mendikbud Nadiem dalam Berperang Melawan Corona

Republika Online
Republika Online - Thu, 26 Mar 2020 18:37
Dilihat: 24
Ini Langkah Mendikbud Nadiem dalam Berperang Melawan Corona

JAKARTA -- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim mengatakan saat ini kondisi negara kita dalam kondisi "perang" melawan musuh yang tidak kelihatan yang bergerak cepat mengancam nyawa manusia yakni pandemi COVID-19 atau sering disebut Corona.

"Saat ini kondisi negara kita dalam kondisi 'perang' melawan satu musuh yang tidak kelihatan, yang bergerak cepat mengancam nyawa manusia. Untuk itu, saya mengundang semua lapisan masyarakat untuk menaklukkan musuh ini," ujar Nadiem dalam konferensi video pelatihan literasi dasar COVID-19 untuk relawan mahasiswa, di Jakarta, Kamis (26/3).

Nadiem menambahkan masa depan bangsa Indonesia ada di tangan kita semua. Menang tidaknya, Indonesia melawan virus itu ditentukan oleh kekompakan masyarakat Indonesia.

Kemendikbud juga melakukan beberapa upaya dalam penanganan COVID-19 di Tanah Air. Pertama, menyiapkan fasilitas kesehatan di bawah Kemendikbud sebagai subcenter tes COVID-19.

"Saat ini ada 13 fakultas kedokteran dan 13 rumah sakit pendidikan ditunjuk Kementerian Kesehatan sebagai laboratorium tes COVID-19."

Nadiem menyebut tanpa adanya tes yang sistematis maka akan sulit mencegah penyebaran virus tersebut. Kedua, yakni mengoptimalkan rumah sakit pendidikan yang berada di bawah Kemendikbud untuk siap merawat pasien COVID-19.

Ketiga, memobilisasi mahasiswa kesehatan untuk menjadi relawan dalam "perang" melawan COVID-19. Banyak aktivitas yang dilakukan mulai dari pencegahan hingga perawatan.

Kemudian, menyiapkan seluruh fasilitas asrama di bawah Kemendikbud. Baik itu Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) maupun Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P4TK) yang bisa dijadikan asrama karantina orang dalam pemantauan (ODP) maupun pasien dalam pengawasan (PDP) di seluruh Indonesia. Kapasitas tempat tidur dari P4TK dan LPMP tersebut sebanyak 18 ribu tempat tidur.

"Saya sebagai Mendikbud mengapresiasi luar biasa, karena dalam waktu tiga hari terdapat 15 ribu relawan mahasiswa yang mendaftar. Saya terharu," kata dia lagi. Nadiem juga mengajak institusi pendidikan untuk menjadi ujung tombak dalam melawan musuh yang tidak kelihatan tersebut dan bisa menyelamatkan nyawa dengan cepat.

Berita Terkait
  • Jumlah ODP Covid-19 di Sumut Melonjak
  • PDP Meninggal di Kota Bogor Bertambah Dua
  • Pesisir Selatan Siapkan Wisma Atlet untuk Tempat Isolasi
Berita Lainnya
  • Krisis Covid-19 Bisa Buat Timo Werner Bertahan di Leipzig
  • Tiga Dosa Besar 'Terakhir'

Ini Langkah Mendikbud Nadiem dalam Berperang Melawan Corona

Ini Langkah Mendikbud Nadiem dalam Berperang Melawan Corona

Ini Langkah Mendikbud Nadiem dalam Berperang Melawan Corona

Ini Langkah Mendikbud Nadiem dalam Berperang Melawan Corona

Ini Langkah Mendikbud Nadiem dalam Berperang Melawan Corona

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya