0
Thumbs Up
Thumbs Down

Ini Upaya BNPB untuk Melatih Masyarakat Siaga Bencana

Republika Online
Republika Online - Wed, 30 Nov 2022 18:44
Dilihat: 50
Ini Upaya BNPB untuk Melatih Masyarakat Siaga Bencana

JAKARTA--Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan beberapa upaya untuk melatih masyarakat supaya siaga bencana. Di antaranya melatih fasilitator kesiapsiagaan daerah hingga memasukkannya ke dalam materi yang ada di program satuan pendidikan aman bencana.

"Caranya dengan melatih fasilitator kesiapsiagaan daerah. Fasilitator ini yang turun ke daerah-daerah," ujar Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari, Rabu (30/11/2022).

Ia menambahkan, jumlah fasilitator ini cukup banyak, yang pasti ribuan dan bisa puluhan ribu dan ini yang terus diperkuat. Jumlahnya masih terus bertambah karena relawan yang dipakai adalah relawan dari organisasi masyarakat misalnya Muhammadiyah, Artha Graha peduli, kemudian anggotanya ditambah organisasi atau universitas hingga badan usaha bersangkutan.

Muhari mengakui, BNPB tidak mungkin harus melatih 270 juta masyarakat Indonesia sendiri."Oleh karena itu, dibutuhkan kerja sama yang sifatnya pentahelix. Kami tak bisa kerja sendiri karena ini bertingkat, bertahap, dan berlanjut," katanya.

Kendati demikian, ia menyebutkan BNPB juga sudah punya pool fasilitator yang ada di setiap provinsi seluruh Indonesia. Kemudian, BNPB melakukan pelatihan dan pendalaman kembali materi yang sudah diberikan. Tak hanya itu, pengawasan dan pendampingan juga masih di bawah BNPB.

Terkait memberikan materi siaga bencana untuk anak-anak sekoah, Muhari mengatakan kelompok usia ini termasuk dalam masyarakat usia sekolah dan BNPB sudah memasukkannya di kurikulum.

"Artinya, ada kurikulum di sekolah yang tercakup dalam satu program besar yang namanya satuan pendidikan aman bencana (SPAB) yang ada di jenjang sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP) hingga sekolah menengah atas (SMA)," ujarnya.

Muhari menambahkan, BNPB bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) dengan nama program SPAB. Substansi kesiapsiagaan diatur oleh Kemendikbudristek tetapi yang menyiapkan materinya adalah BNPB. Muhari menambahkan, program ini sudah berjalan sejak 11 tahun lalu.

Tak hanya itu, ia menyebutkan BNPB juga memiliki program di desa-desa Tanah Air yang disebut desa tangguh bencana. Program ini sudah dilakukan sejak 8 tahun lalu. "BNPB telah memfasilitasi sekitar 13 ribuan desa dari total 74 ribuan desa seluruh Indonesia," katanya. Muhari mengakui pekerjaan masih panjang dan persoalan ini bukan pekerjaan gampang.


Berita Terkait
  • Pj Gubernur Banten Ajak Masyarakat Selalu Siaga Bencana
  • UMP Kirim Relawan Psikososial Bantu Pengungsi Cianjur
  • BNPB: Potensi Bencana Hidrometeorologi Merata pada Desember
Berita Lainnya
  • Mendagri Minta Pemda tak Persulit Investor
  • Masyarakat Papua Barat Diajak Jaga Keamanan pada 1 Desember

Ini Upaya BNPB untuk Melatih Masyarakat Siaga Bencana

Ini Upaya BNPB untuk Melatih Masyarakat Siaga Bencana

Ini Upaya BNPB untuk Melatih Masyarakat Siaga Bencana

Ini Upaya BNPB untuk Melatih Masyarakat Siaga Bencana

Ini Upaya BNPB untuk Melatih Masyarakat Siaga Bencana

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya