0
Thumbs Up
Thumbs Down

Ini yang Dilakukan Huawei Bantu Pendidikan Selama Pandemi

Republika Online
Republika Online - Fri, 05 Jun 2020 20:48
Dilihat: 119
Ini yang Dilakukan Huawei Bantu Pendidikan Selama Pandemi

JAKARTA -- Lebih dari 1,5 miliar pelajar di seluruh dunia terdampak kebijakan penutupan institusi pendidikan selama pan demi Covid-19. Untuk memitigasi dampak yang di tim bulkan, UNESCO telah melun curkan Koalisi Edukasi Global yang melibatkan organisasi internasional, masyarakat sipil, dan perusahaan-besar untuk bersinergi di dalamnya.

Sebagai salah satu anggota dari Koalisi Edukasi Global UNESCO, Huawei berkomitmen mendistribusikan teknologi yang dikembangkannya untuk dapat digunakan masyarakat luas. Melalui inisiasi bernama TECH 4 ALL, Huawei memperkenalkan program inklusi digital jangka panjang.

Program ini memanfaatkan teknologi untuk tujuan kebaikan. Salah satu fokus utamanya adalah, menghadirkan aksesibilitas terhadap pendidikan berkualitas.

Director UNESCO Institute for Information Technologies in Education (IITE) Zhan Tao mengungkapkan, para mitra di seluruh dunia kini bekerja sama di bawah inisiasi bertajuk 'Combat Covid-19: Keep Learning Together, We Are on the Move!'. "Dalam inisiasi ini, kami berbagi pengalaman, studi kasus, dan sumber daya agar upaya bersama yang kami lakukan dapat berjalan efektif dan mampu menjangkau seluas mungkin," ujar Tao.

Selama masa krisis, Huawei menyediakan dukungan dalam bentuk pendanaan, beragam platform terbuka, dan sumber daya edukasi yang dapat digunakan secara cuma-cuma.

Director Talent Ecosystem Development Department Huawei Bradd Feng mengungkapkan, dengan memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan pembelajaran daring, Huawei berharap dapat meminimalkan kendala yang dapat mengganggu proses belajar siswa selama berada di rumah.

Lebih dari 13 sumber massive open online course (MOOC) pun akan dibuka yang meliputi bidang-bidang canggih, seperti kecerdasan buatan (AI), big data, 5G, dan internet of Things (IoT). Huawei juga akan menyediakan lebih dari 100 train the trainer (TTT) daring dari April hingga Desember 2020.


Diharapkan, lebih dari 1.500 guru akan berpartisipasi dalam pe latihan ini. Huawei menargetkan sebanyak 50 ribu peserta akan meng ikuti pelatihan yang diseleng garakan, tentang bagaimana mela ku kan belajar mandiri dan kelaskelas secara daring.

Berita Terkait
  • Ujian Akhir Tahun Ajaran SD Secara Daring
  • Pemimpin Media Positif Covid-19 Usai Bertamu di Rumah Nurdin
  • Amerika Serikat Masih Tertinggi Covid-19, Indonesia ke-34
Berita Lainnya
  • Posisi Davies dalam Daftar Pesepakbola Tercepat di Eropa
  • Positif Covid-19 Jambi Lampaui 100 Kasus

Ini yang Dilakukan Huawei Bantu Pendidikan Selama Pandemi

Ini yang Dilakukan Huawei Bantu Pendidikan Selama Pandemi

Ini yang Dilakukan Huawei Bantu Pendidikan Selama Pandemi

Ini yang Dilakukan Huawei Bantu Pendidikan Selama Pandemi

Ini yang Dilakukan Huawei Bantu Pendidikan Selama Pandemi

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya