0
Thumbs Up
Thumbs Down

Insentif Maskapai, Bagaimana Jika Trafik Bertambah?

Republika Online
Republika Online - Wed, 26 Feb 2020 08:10
Dilihat: 24
Insentif Maskapai, Bagaimana Jika Trafik Bertambah?

JAKARTA -- Menghadapi dampak virus corona baru atau Covid-19, pemerintah memberikan insentif kepada transportasi penerbangan atau maskapai dengan total sekitar Rp 910 miliar. Dengan adanya stimulus tersebut, pemerintah perlu mengantisipasi jika trafik atau pergerakan penumpan dan pesawat bertambah sehingga dapat melebihi stimulus yang diberikan pemerintah.

Terkait hal tersebut, Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Novie Riyanto memastikan pemerintah siap jika ada nantinya ada peningkatan trafik penerbangan dan penumpang. Novie mengatakan besaran stimulus yang diberikan saat ini berdasarkan hitungan sampel trafik penerbangan pada Januari 2020.

"Begitu tambah jumlah trafiknya, insentifnya akan membesar. Pemerintah siap untuk itu," kata Novie dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (25/2) malam.

Sebelumnya, dari total stimulus Rp 910 miliar tersebut terdiri dari beberapa insentif yang diberikan. Novie mengatakan sebesar Rp 500 sampai Rp 550 miliar didapatkan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Sementara itu, PT Angkasa Pura I dan PT Angkasa Pura II memberikan stimulus sebesar Rp 100 miliar. Terakhir, PT Pertamina (Persero) memberikan stimulus sekitar Rp 260 miliar melalui diskon harga avtur.

Dari jumlah insentif tersebut, Novie menyebutkan diskon tiket pesawat yang bisa dirasakan langsung masyarakat berkisar hingga 50 persen. "Untuk maskapai full service itu potongan 45 persen dari harga tiket," kata Novie.

Sementara itu untuk maskapai dengan medium service, penumpang mendapatkan potongan tiket 48 persen. Lalu untuk maskapai berbiaya hemat atau low cost carrier, penumpang mendapatkan potongan harga tiket sebesar 51 persen.

Potongan harga tiket tersebut berlaku untuk 25 persen penumpang dari total kursi pesawat dalam sekali penerbangan. Potongan harga tiket diberikan selama periode Maret hingga Mei 2020 untuk penerbangan menuju Batam, Denpasar, Yogyakarta, Labuan Bajo, Lombok, Malang, Manado, Toba (Silangit), Tanjung Pandan, dan Tanjung Pinang.


Berita Terkait
  • Tiket Pesawat ke 10 Destinasi Wisata Diskon Hingga 50 Persen
  • Insentif Penerbangan Diharapkan Isi Kekosongan Pariwisata
  • Inilah Besaran Diskon Tarif Maskapai Penerbangan
Berita Lainnya
  • Arsul Sani: Salam Pancasila tak Bisa Gantikan Salam Agama
  • Pasien Diduga Corona di RSHS Pernah Pergi ke Thailand

Insentif Maskapai, Bagaimana Jika Trafik Bertambah?

Insentif Maskapai, Bagaimana Jika Trafik Bertambah?

Insentif Maskapai, Bagaimana Jika Trafik Bertambah?

Insentif Maskapai, Bagaimana Jika Trafik Bertambah?

Insentif Maskapai, Bagaimana Jika Trafik Bertambah?

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya