0
Thumbs Up
Thumbs Down

Islam Ajarkan Tetap Optimis di Tengah Pandemi

Republika Online
Republika Online - Tue, 15 Sep 2020 17:39
Dilihat: 47
Islam Ajarkan Tetap Optimis di Tengah Pandemi

Sebagian dari kita mungkin ada yang berkeluh-kesah tentang betapa sulitnya situasi pandemi Covid-19. Pendapatan yang berkurang signifikan membuat orang-orang merasa terpuruk dan kesulitan melewati masa-masa sekarang ini.

Namun, bagaimana pun sulitnya kehidupan, Islam mengajarkan untuk tetap optimistis. Ahmad Sarwat Lc, MA, menjelaskan hal ini dalam bukunya "Memetik Hikmah di Tengah Wabah", yang diterbitkan Rumah Fiqih Publishing.

Dia memaparkan, dalam hadis Bukhari dan Muslim yang diriwayatkan dari Anas bin Malik, Nabi Muhammad SAw bersabda, "Tidaklah penyakit menular tanpa izin Allah dan tidak ada pengaruh dikarenakan seekor burung, tetapi yang mengagumkanku ialah al-Fa'lu (optimisme), yaitu kalimah hasanah atau kalimat thayyibah (kata-kata yang baik)."

"Kita tetap wajib bersikap optimistis dalam menghadapinya dan berucap kata-kata yang baik. Hal ini sebagaimana diajarkan oleh Nabi saw dalam hadits dari Anas bin Malik radhiyallahuanhu," jelasnya.

Apalagi, Ahmad menerangkan, para ahli medis menyampaikan salah satu faktor yang memicu penyembuhan para pasien korban Covid-19 adalah mentalitas yang optimis dan tidak stres. "Yang dibicarakan bukan angka-angka korban kematian, melainkan angka-angka kesembuhan," terangnya.

Rasulullah SAW pun melarang umatnya berbicara yang tidak baik. Kalau tidak bisa membicarakan yang baik-baik saja, maka sebaiknya diam saja. "Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah ia berkata baik atau hendaklah ia diam." (HR. Bukhari Muslim)

Ahmad juga menyampaikan, berbagai bencana termasuk wabah di masa kenabian Muhammad SAW seperti sekarang ini bukan bentuk hukuman dan kemurkaan Allah SWT. Sebab Nabi Muhammad SAW telah meminta secara khusus agar umatnya, yaitu umat Islam agar tidak dimusnahkan dengan bencana-bencana sebagaimana umat terdahulu.

Nabi SAW dalam hadis shahih riwayat Imam Muslim bersabda:
"Aku telah memohon kepada Allah sebanyak tiga hal. Allah mengabulkan yang dua dan menolak yang satu. Aku memohon kepada Alah agar tidak membinasakan umatku dengan kekeringan dan kelaparan dan Allah pun mengabulkan. Dan aku memohon agar Allah SWT tidak membinasakan umatku dengan menenggelamkannya dan Allah pun mengabulkannya. Dan terakhir, aku memohon kepada Allah agar tidak ada fitnah dan perbedaan di antara umatku, tetapi Dia (Allah) tidak mengabulkannya." (HR Muslim).

Selain itu, Ahmad juga menerangkan soal doa Nabi Muhammad SAW yang meminta keringanan atas umatnya. Doa itu tercantum dalam ayat-ayat terakhir Surat Al-Baqarah. "Umat terdahulu diberi beban syariat yang teramat berat dan hampir tidak ada keringanan sedikit pun. Berbeda dengan umat Nabi Muhammad yang selalu diberi keringanan beban syariat yang amat banyak," jelas Ahmad.



Berita Terkait
  • Pedagang Beringharjo Positif Covid-19, Pasar Ditutup Sehari
  • Wapres: Birokrasi Tumpang Tindih Hambat Kebijakan Pandemi
  • 25 Hotel Isolasi, Warga Kurang Mampu Ditanggung Pemerintah
Berita Lainnya
  • BUMN Salurkan Pupuk Bersubsidi Sesuai Penugasan
  • Pemain Persib Ini Akui Persaingan Liga 1 Akan Berat

Islam Ajarkan Tetap Optimis di Tengah Pandemi

Islam Ajarkan Tetap Optimis di Tengah Pandemi

Islam Ajarkan Tetap Optimis di Tengah Pandemi

Islam Ajarkan Tetap Optimis di Tengah Pandemi

Islam Ajarkan Tetap Optimis di Tengah Pandemi

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya