0
Thumbs Up
Thumbs Down

Itera Sebut Lampung Tetap Butuh Observatorium

Republika Online
Republika Online - Thu, 23 Jan 2020 18:50
Dilihat: 57
Itera Sebut Lampung Tetap Butuh Observatorium

BANDAR LAMPUNG - Pembangunan kawasan Observasi Astronomi Itera (Institut Teknologi Sumatera) Lampung atau disebut OAIL akan tetap diperlukan, meskipun nantinya terjadi relokasi. Itera memandang wilayah provinsi ujung selatan Pulau Sumatra tersebut membutuhkan kawasan OAIL.

"Pemerintah Provinsi Lampung harus mempunyai teropong bintang, untuk mendongkarak pariwisata dan ekonomi Provinsi Lampung, siapapun gubernurnya," kata Rektor Itera Ofyar Z Tamin kepada Republika.co.id di Bandar Lampung, Kamis (23/1).

Menurut Ofyar, pembangunan fasilitas dan penunjang OAIL di kawasan Taman Hutan Rakyat (Tahura) Wan Abdul Rachman (WAR) Gunung Betung menjadi tanggung jawab Pemprov Lampung, bukan pihak Itera. Sedangkan pengadaan program dan sumber daya manusiannya dilakukan Itera.

"Pembangunan fasilitan teropong bintang beserta penunjanganya itu tanggung jawab pemprov. Itera akan mengisi program dan fungsinya," ujar dia.

Menurut Ofyar, penetapan relokasi kawasan OAIL masih sangat memungkinkan setelah adanya penyetipan pembangunan di tempat yang sekarang. Pemprov memiliki kewenagan untuk melakukan penyetopan dan relokasi kawasan tersebut.

Akan tetapi, ujar dia, pembangunan dan pelaksanaan kawasan teropong bintang di Lampung tetap melibatkan pihak Itera dalam mengisi program dan fungsinya. "Bisa dikatakan teropong bintang tidak akan bisa berfungsi tanpa keterlibatan Itera," ujarnya.

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menyatakan proyek pembangunan kawasan OAIL telah disetop total, karena tidak sesuai peruntukkan pambangunannya di kawasan hutan konservasi. Masalah pembangunan di hutan konservasi, kata Arinal, haram hukumnya untuk dibangun apa pun yang tidak berkenaan dengan kehutanan.

"Kawasan tersebut 'haram' hukumnya dibangun. Jadi teropong bintang selesai (berhenti pembangunannya)," kata Arinal Djunadi seusai Diskusi Publik "Membangun Sinergitas dalam Upaya Konservasi Sumber Daya Alam dan Lingkungan" di Aula Universitas Bandar Lampung, Rabu (22/1).


Berita Terkait
  • Pembangunan Observatorium di Lampung Disetop
  • ITS Dipercaya Bimbing Bidang Kemaritiman ITERA
  • UGM dan Itera Jalin Kerja Sama Pengembangan Institusi
Berita Lainnya
  • Mantan Pejabat OMA Ditunjuk Duterte untuk Otonomi Bangsamoro
  • Gunungkidul Vaksin 11.616 Hewan Ternak

Itera Sebut Lampung Tetap Butuh Observatorium

Itera Sebut Lampung Tetap Butuh Observatorium

Itera Sebut Lampung Tetap Butuh Observatorium

Itera Sebut Lampung Tetap Butuh Observatorium

Itera Sebut Lampung Tetap Butuh Observatorium

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya