0
Thumbs Up
Thumbs Down

Jabar Siapkan Strategi Sustainable Tourism

Republika Online
Republika Online - Mon, 30 Sep 2019 16:08
Dilihat: 24
Jabar Siapkan Strategi Sustainable Tourism

BANDUNG---Tahun depan, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) menyiapkan strategi dalam mendorong pelaku industri pariwisata menggunakan konsep berkelanjutan (sustainable tourism). Selain memiliki nilai kebermanfaatan ekonomi, pola pariwisata keberlanjutan memberi kontribusi langsung bagi kegiatan konservasi.

Menurut Kepala Disparbud Jabar, Dedi Taufik, upaya itu mengacu pada penerapan program Sustainable Tourism for Development (STDev) yang dituangkan dalam Peraturan Menteri Nomor 14 Tahun 2016, tentang Pedoman Destinasi Pariwisata Berkelanjutan yang mengadopsi standar internasional dari Global Sustainable Tourism Council (GSTC).

Dedi mengatakan dengan luas wilayahnya, Provinsi Jawa Barat memiliki banyak potensi wisata. Namun, dalam pola berkelanjutan, banyak aspek yang harus dibahas secara detail, mulai dari kriteria industrinya hingga destinasi.

"Jawa Barat itu luas dan memiliki keragaman antar daerahnya. Makanyq, harus ada pembahasan yang detil," ujar Dedi kepada wartawan, Senin (30/9).

Dedi menjelaskan, ada tiga elemen penting yang harus berjalan dalam menciptakan ekosistem pariwisata berkelanjutan. Pertama, pola pengembangan sustainable tourism harus memperhatikan pelestarian alam, kualitas dan keamanan air, serta konservasi energi.

Selain itu, kata dia, pelaku industri wisata harus bisa menjaring komunitas masyarakat untuk ikut mengelola dan menjaga warisan budaya. Terakhir adalah memantau perekonomian, yang di dalamnya termasuk peluang kerja bagi warga setempat sekaligus keterlibatan publik, transfer pengetahuan antara wisatawan dan penduduk setempat.

Dedi mengakui, untuk mengimplementasikan pariwisata berkelanjutan memang tugas yang sangat berat dan tak bisa dilakukan oleh pemerintah saja. Oleh karena itu, kehadiram kelompok sadar wisata (Pokdarwis) harus dilibatkan secara serius untuk membangun fondasi dan merealisasikan pariwisata berkelanjutan.

"Ini tugas berat, tapi bukan berarti tidak mungkin," katanya.

Hal itu, kata dia, diperlihatkan pada pekan lalu, tempat wisata asal jabar mendapat penghargaan penghargaan dalam ajang Indonesia Sustainable Tourism Awards Festival (ISTAfest) 2019. "Ada Green Canyon, Kampung Naga, Desa Cibuntu, Dusun Bambu.," katanya.


Dalam waktu dekat, kata Dedi, ia akan membahas mengenai konsep ini bersama pihak yang terlibat dalam ekosistem industri pariwisata. Di antaranya, pelaku usaha, hotel, masyarakat, budayawan dan akademisi. Dedi berharap, melalui sistem pariwisata terpadu (siraru), tahun depan konsep wisata berkelanjutan banyak diterapkan di berbagai wilayah.

Berita Terkait
  • Mengintip Pesona Alam Sungai Citumang Pangandaran
  • Yuk, Jelajah 4 Kampung Adat di Jawa Barat
  • Pesona Tersembunyi Curug Sawer
Berita Lainnya
  • Massa Mahasiswa Membeludak, Tutup Jalur Tol Depan Gedung DPR
  • Demo, Sejumlah Rute Bus Transjakarta Dialihkan

Jabar Siapkan Strategi Sustainable Tourism

Jabar Siapkan Strategi Sustainable Tourism

Jabar Siapkan Strategi Sustainable Tourism

Jabar Siapkan Strategi Sustainable Tourism

Jabar Siapkan Strategi Sustainable Tourism

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya