0
Thumbs Up
Thumbs Down

Jadi Korban Pengeroyokan, Wartawan ANTARA Aceh Malah Berstatus Tersangka

covesia
covesia - Fri, 21 Feb 2020 09:43
Dilihat: 25
Jadi Korban Pengeroyokan, Wartawan ANTARA Aceh Malah Berstatus Tersangka

Covesia.com - Teuku Dedi Iskandar, wartawan LKBN ANTARA di Aceh, korban pengeroyokan oleh sekelompok orang, ditetapkan Kepolisian Resor (Polres) Aceh Barat sebagai tersangka penganiayaan terhadap orang yang mengeroyoknya.

Dikutip Covesia dari Antara, Jumat (21/2/2020), Teuku Dedi Iskandar, di Meulaboh, ibu kota Kabupaten Aceh Barat, mengatakan dirinya ditetapkan sebagai tersangka dengan delik sesuai pasal 351 jo 352 KUHP tentang penganiayaan atas laporan seorang pelaku pengeroyok.

"Hari ini saya dipanggil dan diperiksa sebagai tersangka. Pemeriksaan berlangsung di ruang Unit 1 Reskrimum Polres Aceh Barat mulai pukul 10.00 WIB hingga 13.00 WIB," kata Teuku Dedi Iskandar.

Sebelumnya, penyidik Polres Aceh Barat melayangkan surat pemeriksaan sebagai tersangka pada 10 Februari 2020. Namun, dirinya meminta pemeriksaan ditunda karena pada 9 Februari menghadiri Hari Pers Nasional, di Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

"Saya menilai janggal kasus ini. Saat itu, saya hanya berusaha membela diri agar tidak menjadi bulan-bulanan pengeroyok. Tapi, malah saya dijadikan tersangka," kata Teuku Dedi Iskandar

Teuku Dedi Iskandar mengatakan dirinya dituduh mencekik pelaku pengeroyok. Padahal, dirinya berupaya melepaskan diri dari pegangan para pelaku agar tidak terus dipukuli.

"Saya dalam posisi membela diri dari pengeroyokan yang jumlah mereka lebih lima orang. Akibat pengeroyokan tersebut, saya dirawat di rumah sakit hampir sepekan lamanya," kata Teuku Dedi Iskandar.

Kepada penyidik, Teuku Dedi Iskandar yang juga Ketua PWI Aceh Barat sudah menjelaskan semuanya. Dirinya tidak pernah mencekik pelapor saat pengeroyokan berlangsung.

Terkait kasus pengeroyokan Teuku Dedi Iskandar, penyidik Polres Aceh Barat menetapkan dua tersangka. Sedangkan pengeroyokan diduga dilakukan oleh lebih dari lima orang.

"Penahanan kedua tersangka ditangguhkan. Mereka dijerat pasal 170 KUHP. Semoga penyidik bersikap adil dan menetapkan mereka semua yang mengeroyok saya sebagai tersangka," kata Teuku Dedi Iskandar.

Teuku Dedi Iskandar dikeroyok dan dipukul saat mewawancarai Kepala Subbagian Humas Polres Aceh Barat di sebuah warung kopi di Meulaboh, Senin (20/1) sekitar pukul 12.15 WIB.

Akibat pengeroyokan dan pemukulan tersebut, Teuku Dedi Iskandar harus menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cut Nyak Dhien, Meulaboh, selama enam hari.


(ant/rdk)

Sumber: covesia

Jadi Korban Pengeroyokan, Wartawan ANTARA Aceh Malah Berstatus Tersangka

Jadi Korban Pengeroyokan, Wartawan ANTARA Aceh Malah Berstatus Tersangka

Jadi Korban Pengeroyokan, Wartawan ANTARA Aceh Malah Berstatus Tersangka

Jadi Korban Pengeroyokan, Wartawan ANTARA Aceh Malah Berstatus Tersangka

Jadi Korban Pengeroyokan, Wartawan ANTARA Aceh Malah Berstatus Tersangka

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya