0
Thumbs Up
Thumbs Down

Jalan Pura Segara Rupek Bakal Dikeraskan

Nusabali
Nusabali - Mon, 07 Oct 2019 08:31
Dilihat: 27
Jalan Pura Segara Rupek Bakal Dikeraskan
SINGARAJA,
Upaya Pemkab Buleleng memperjuangkan pengerasan jalan menuju Pura Segara Rupek di Desa Pakraman Sumberkelampok, Desa Sumberkelampok, Kecamatan Gerokgak, Buleleng, membuahkan hasil. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) RI akhirnya menyetujui usulan tersebut. Pengerjaannya pun dirancang mulai di tahun 2020.

"Setelah kami paparkan semua termasuk kepentingan umat yang ada, akhirnya Kementerian LHK menyetujui usulan pengerasan jalan ke Segara Rupek," kata Wakil Bupati (Wabup) Buleleng, Nyoman Sutjidra, Minggu (6/10/2019).

Menurut Wabup Sutjidra, pihak Kementerian LHK kini tinggal mengubah regulasi yang ada untuk kawasan hutan lindung dan rimba. Karena regulasi sebelumnya memang tidak diperbolehkan adanya pengerasan jalan, karena kawasan itu hutan lindung dan hutan rimba. "Karena ini untuk kepentingan umat tujuannya untuk spiritual, jadi dari Kementerian mengizinkan. Tinggal mengubah ketentuan yang ada saja, agar boleh pengerasan jalan," jelasnya.

Masih kata Wabup Sutjidra, untuk pengerjaan pengerasan ruas jalan menuju Pura Segara Rupek, akan dikoordinasikan lebih lanjut dengan Pemprov Bali. Karena di kawasan itu juga ada kawasan hutan produksi dibawah kewenangan Pemprov Bali. "Tahun depan (Tahun 2020,Red) ini diagendakan sudah berjalan (pengerjaan,Red). Masalah pendanaan nanti kami koordinasikan lagi lebih lanjut dengan Pemprov Bali," imbuhnya.

Permohonan izin pengerasan jalan menuju Segara Rupek tersebut telah dibahas bersama Direktur Jenderal (Dirjen) Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE), Kementerian (LHK), Kamis (26/9/2019) lalu. Sebelum pembahasan di Kementerian LHK, Wabup Sutdjira sempat membahas permohonan izin tersebut dengan Kepala Balai TNBB Agus Ngurah Krisna Kepakisan di Kantor Bupati Buleleng, Jalan Pahlawan Singaraja.

Ruas jalan menuju Pura Segera Rupek dari jalan utama Singaraja-Gilimanuk memiliki panjang 14 km. Dari panjang jalan tersebut, 2 km sudah diaspal oleh Pemkab Buleleng. Kini 12 km itu tengah diupayakan pengerasan. Nah, dari 12 km yang akan diupayakan pengerasan, 8 km merupakan kewenangan Kementerian LHK, karena kawasan itu merupakan hutan konservasi. Sedangkan 4 km merupakan kewenangan Dinas Kehutanan Pemprov Bali karena kawasan itu masuk sebagai hutan produksi.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Buleleng Ketut Suparta Wijaya yang ikut mendampingi Wabup Sutjidra mengatakan telah menyiapkan dua opsi dalam pengerasan ruang jalan menuju Pura Sugera Rupek tersebut. Dua opsi itu, dengan pengaspalan atau pasangan paving. "Sepertinya yang mendekati adalah penguatan jalan dengan pemasangan paving sampai ke lokasi Pura Segera Rupek," terangnya. *k19
Sumber: Nusabali

Jalan Pura Segara Rupek Bakal Dikeraskan

Jalan Pura Segara Rupek Bakal Dikeraskan

Jalan Pura Segara Rupek Bakal Dikeraskan

Jalan Pura Segara Rupek Bakal Dikeraskan

Jalan Pura Segara Rupek Bakal Dikeraskan

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya