0
Thumbs Up
Thumbs Down

Jampidum Sebut Tak Ada Unsur Kesengajaan dalam Kebakaran Kejagung

okezone
okezone - Thu, 22 Oct 2020 01:10
Dilihat: 48
Jampidum Sebut Tak Ada Unsur Kesengajaan dalam Kebakaran Kejagung

JAKARTA - Tim Gabungan kepolisan dan kejaksaan telah menemukan titik terang peristiwa kebakaran Gedung Utama Kejaksaan Agung (Kejagung) dan dalam waktu dekat akan melakukan mengumumkan penetapan tersangka. Dalam peristiwa tersebut terjadi bukan karena unsur kesengajaan.

Jaksa Agung Muda bidang Pidana Umum (Jampidum) Kejagung Fadil Zumhana mengatakan, setelah melakukan gelar perkara Kejagung dan Bareskrim Polri menyimpulkan kebakaran Gedung Utama Kejagung bukan karena unsur kesengajaan.

"Nggak ada, jadi itu karena kealpaan, (Pasal) 188 (KUHP). Saya bicara alat bukti, karena kealpaan, nanti kealpaannya bagaimana kita lihat perkembangannya di persidangan," kata Fadil di Kejaksaan Agung, Rabu (21/10/2020).

Baca Juga: Kebakaran Kejagung Diduga Disengaja, Kabareskrim Ungkap Fakta Mencengangkan

Pasal 188 tersebut menjelaskan, barang siapa karena kesalahan (kealpaan) menyebabkan kebakaran, ledakan atau banjir, diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun atau pidana kurungan paling lama satu tahun atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah, jika karena perbuatan itu timbul bahaya umum bagi barang, jika karena perbuatan itu timbul bahaya bagi nyawa orang lain, atau jika karena perbuatan itu mengakibatkan orang mati.

Menurut Fadil, penyidik Bareskrim telah menyampaikan kepada pihaknya bahwa tersangka segera ditetapkan. Sementara penyidik Bareskrim melaporkan perkembangan penyidikan, pihak Kejagung nantinya akan memberikan petunjuk mengenai proses pemberkasannya.

"Kami beri petunjuk supaya dalam berkas nanti harus ada ini, ini, ini. Dalam proses prapenuntutan, jaksa mengikuti perkembangan penyidikan sehingga si penyidk tahu, 'Oh arahnya ke sana'," tandas Fadil.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Ferdy Sambo menyebut bahwa penetapan tersangka akan dilakukan pada Jumat 23 Oktober 2020. "Saya Jumat gelar penetapan tersangka," singakt Ferdy.

Baca Juga: Ada Dugaan Pidana Kebakaran Gedung Kejagung, Polisi Janji Transparan


Diketahui, peristiwa kebakaran Gedung Utama Kejagung terjadi pada Sabtu 22 Agustus 2020 lalu sekitar pukul 19.00 WIB. Kerugian yang diakibatkan dari kebakaran itu mencapai Rp1,1 triliun. Setidaknya, Rp178,3 miliar merupakan kerugian gedung dan bagunan, sedangkan kerugian barang-barang yang terdapat di dalam gedung mencapai Rp940,2 miliar.

Sumber: okezone

Jampidum Sebut Tak Ada Unsur Kesengajaan dalam Kebakaran Kejagung

Jampidum Sebut Tak Ada Unsur Kesengajaan dalam Kebakaran Kejagung

Jampidum Sebut Tak Ada Unsur Kesengajaan dalam Kebakaran Kejagung

Jampidum Sebut Tak Ada Unsur Kesengajaan dalam Kebakaran Kejagung

Jampidum Sebut Tak Ada Unsur Kesengajaan dalam Kebakaran Kejagung

  
PARTNER KAMI
pijar
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
harian pijar
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya