0
Thumbs Up
Thumbs Down

Jejak Komet Misterius Buat Hujan Meteor Unicorn

Republika Online
Republika Online - Sat, 23 Nov 2019 00:35
Dilihat: 53
Jejak Komet Misterius Buat Hujan Meteor Unicorn

JAKARTA -- Ahli meteor memprediksi ratusan meteor menghiasi langit pada 21 November malam dalam peristiwa langka yang dikenal sebagai hujan meteor "unicorn." Hujan meteor alpha monocerotid terjadi setiap tahun antara 21 November dan 23 November.

Secara tidak resmi, kondisi itu disebut hujan meteor "unicorn". Sebab, bisa dilihat di langit malam dekat konstelasi unicorn atau Monoceros.

Dilansir di Livescience.com, meteor itu berasal dari jejak debu dari komet jangka panjang yang tidak diketahui. Komet itu membutuhkan waktu lebih dari 200 tahun untuk melakukan perjalanan satu kali mengelilingi matahari.

"Sekali waktu, jejak debu komet misterius itu semakin dekat dengan orbit Bumi dan dapat menghasilkan banyak meteor," kata ilmuwan dari Pusat Penelitian Ames NASA, Peter Jenniskens dan ilmuan dari Fireball Network dari Finlandia, Esko Lyytinen dalam sebuah makalah teknis.

Karena jejak debu tetap ada untuk sementara waktu di dekat orbit Bumi, ledakan meteor semacam itu setidaknya mungkin terjadi selama beberapa abad berikutnya. Meski begitu, jejak komet jarang cukup dekat dengan Bumi untuk membuat tampilan spektakuler itu. Satu-satunya ledakan tiba-tiba lainnya terjadi pada 1925, 1935, 1985, dan 1995.

Tahun ini, jejak komet cukup dekat untuk membuat hujan meteor yang serupa dengan yang terjadi pada 1995. Jika hal itu benar, para peneliti astronomi mungkin bisa melihat dari 100 hingga total 1.000 meteor di langit. Puncak ledakan kemungkinan akan berlangsung hanya sekitar 15 menit, tetapi berpotensi bisa bertahan hingga 40 menit.

Mereka yang tinggal di Amerika Selatan, Amerika Utara bagian timur, Eropa Barat, dan Afrika barat laut dapat melihat dengan pemandangan terbaik. Namun, karena bulan sabit akan terlihat sedikit lebih terang, maka pemandangan "unicorn" akan terlihat sedikit redup.


Berita Terkait
  • Hujan Meteor Terjadi di November, Catat Tanggalnya
  • Menkominfo Fokus Pengembangan Startup
  • Unicorn Terbanyak Bukan Datang dari Amerika Serikat, Tapi dari Negara 'Musuhnya'
Berita Lainnya
  • Viola Davis Ikut Tanggapi Martin Scorsese
  • Dompet Dhuafa Ajak Sumbang Sepatu Layak Pakai di EJM 2019

Jejak Komet Misterius Buat Hujan Meteor Unicorn

Jejak Komet Misterius Buat Hujan Meteor Unicorn

Jejak Komet Misterius Buat Hujan Meteor Unicorn

Jejak Komet Misterius Buat Hujan Meteor Unicorn

Jejak Komet Misterius Buat Hujan Meteor Unicorn

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya