0
Thumbs Up
Thumbs Down

Jejak Ottoman Selamatkan Kelaparan Warga Kristen Irlandia

Republika Online
Republika Online - Mon, 17 Feb 2020 04:31
Dilihat: 179
Jejak Ottoman Selamatkan Kelaparan Warga Kristen Irlandia

Dalam benak banyak orang kisah kekhalifahan Ottoman (Dinasti Usmaninah) kini dianggap selalu menjadi ancaman. Dalam banyak benak mereka cara bernegara seperti itu menakutkan. Anggapan yang ada kekhalifahan model Ottoman semuanya nista dan pejoratif. Publik dunia, termasuk Indonesia, dicecoko kesan kekuasaan politik Islam itu selalu menakutkan, penuh penyelewengan, dan brutal.

Tapi apakah benar begitu? Apakah kekuasaan itu tak punya rasa toleransi sedikitpun kepada pihak lain yang berbed keyakinan atau agama?

Dan sebenrnya tudingan ini pun sama saja. Demokrasi dan sistem pemerintahan ala barat masa kini pun sudah terbukti memakan korban jutaan orang. Tak hanya pembantaian orang dalam sejarah, bahkan dua perang dunia dan penjahan model penghisapan telah meletus karenanya.

Nah, salah satu model atau contoh dari nilai ideal dalam praktik kekuasaan Ottoman telah dilakukan Sultan Abdul Majed yang bertahkta di Turki sekitar dua abad silam. Ia ternyata tak segan memberikan sumbangan kepada negara lain yang jauh dan penduduknya bukan Muslim, yakni Irlandia.

Kala itu saat terjadi bencana 'Great Famine' atau 'Kelaparan Besar' Sultan Turki ini memberikan peranannya. Orang Irlandia mengenal zaman susah ini sebagai Irish Potato Famine (Kelaparan Kentang di Irlandia). Tepatnya peristiwa ini terjadi sekitar 160 tahun silam.

Memang Irlandia bukan negeri Islam. Penduduknya beragama Kristen. Tapi kekaisaran Ottoman, Sultan Abdul Majeed, dengan lapang hari secara pribadi kala itu menawarkan bantuan senilai 10.000 pound kepada Irlandia.

Surat ucapan terimakasih kepada Sultan Turki Abdul Majeed dari rakyat Irlandia

Uniknya lagi, saat itu usia Sultan Abdul Majeed baru 23 tahun. Atas sikap dermawan ini Kekhalifanan Ottoman atau Utsmani memiliki reputasi kedermawanan di seluruh dunia.
Anehnya, meski Irlandia itu di bawah kekuasaan Inggris, langkah Sultan tak membuat negara tuan koloni Irlandia tak berkenan membantunuya, Kala itu para diplomat Inggris di Turki menasihatinya bahwa tindakan Sultan akan menyinggung banyak orang, termasuk Ratu Victoria.

Atas situasi ini, maka di plomat Inggris yang ada di Istanbul Welesley menyarankan agar Sultan Abdul Majeed menyumbangkan setengah dari dari jumlah sumbangannya. Dan jangan melebihi sumbangan Ratu Inggirs yang hanya memberi sumbangan senilai dua ribu pound saja, meski Irlandia adalah bagian dari Inggris pada saat itu.

Namun, Sultan Abdul Majeed menemukan cara lain untuk membantu kelaparan akut di Irlandia itu. Secara diam-diam-diam mengirimkan lima kapal penuh makanan ke kota Drogheda pada Mei 1847. Maka di situlah penduduk setempat yang beragama Kirsten mulai akrab dengan simbol-simbol Islam, seperti bulan sabit dan bintang. Lambang ini mulai dikenal warga kota itu saat armada kapal bantuan dari Kesultanan Otoman datang.

Mungkin saja banyak orang yang skepstis, bahwa Sultan Turki di dermawan itu kepada umat beragama lain yang tinggal jauh dari Turki. Namun, hal ini tak bisa dibantah karena banyak nukti dan klaim yang mendukung.

Bukti tersebut di antaranya adalah artikel surat kabar pada masa itu. Selain itu juga sepucuk surat dari Irlandia yang secara eksplisit berterima kasih kepada Sultan Abdul Majeed atas bantuannya. .

Bahkan, sebuah jurnal agama yang terbit di Inggris menerbitkan sebuah artikel berjudul: 'Seorang Sultan yang Baik Hati'. Dalam artikelnya penulis menulis, bila untuk pertama kalinya seorang penguasa Mohammedan, mewakili populasi Islam yang beraneka ragam, secara spontan memanifestasikan simpati hangat dengan negara Kristen.

Surat penghargaan dari bangsawan Irlandia dan orang-orang kepada Sultan Ottoman ada di arsip Istana Topkapi hari ini.


Berita Terkait
  • Erdogan Minta Pasukan Suriah Mundur
  • Turki Klaim Telah Penuhi Tanggung Jawab di Idlib
  • Turki Ekspor Detektor Corona ke Uzbekistan dan Kyrgyzstan
Berita Lainnya
  • Thailand Temukan Enam Kasus Baru Virus Corona
  • Arena Bermain di IBF 2020 Bisa Tampung 400 Anak

Jejak Ottoman Selamatkan Kelaparan Warga Kristen Irlandia

Jejak Ottoman Selamatkan Kelaparan Warga Kristen Irlandia

Jejak Ottoman Selamatkan Kelaparan Warga Kristen Irlandia

Jejak Ottoman Selamatkan Kelaparan Warga Kristen Irlandia

Jejak Ottoman Selamatkan Kelaparan Warga Kristen Irlandia

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya