0
Thumbs Up
Thumbs Down

Jimly Sarankan Pemerintah Pangkas Hanya Satu Level Eselon

Republika Online
Republika Online - Mon, 21 Oct 2019 15:47
Dilihat: 26
Jimly Sarankan Pemerintah Pangkas Hanya Satu Level Eselon

JAKARTA -- Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Jimly Asshiddiqie menyarankan Presiden Joko Widodo memangkas hanya satu level jabatan eselon saja. Sehingga masih ada tiga eselon dalam struktur pemerintahan.

Presiden Joko Widodo dalam pidato pelantikannya sebagai presiden periode 2019-2014, Ahad (20/10) berencana menyederhanakan jabatan eselon di pemerintahan dari empat menjadi dua level. "Soal eselon dari empat jadi dua, saya bilang terlalu ekstrem, kalau bisa ya tigalah," katanya saat ditemui di Kantor Bappenas, Jakarta, Senin (21/10).

Menurut Jimly, pemangkasan hanya satu level eselon itu untuk menghindari kemungkinan reaksi masyarakat yang tidak setuju terhadap rencana Presiden Jokowi tersebut. "Jangan terlalu ekstrem, kalau secara nasional itu bisa geger," ujarnya.

Selain itu, ia menuturkan mengenai wewenang pengambil keputusan sebaiknya ditetapkan sebagai hak dari eselon II yang otomatis fungsi eselon I hanya akan menjadi staf pendukung pimpinan. Ia melanjutkan, arahan juga harus datang dari level direktur dan bukan dari direktur jenderal (dirjen). Sehingga dalam setiap penetapan keputusan sebaiknya berakhir di tingkat direktur.

"Arahan itu direktur karena perintah datang dari direktur bukan dirjen maka semua keputusan sudah selesai paling tinggi di direktur," katanya.

Sementara itu, Jimly menegaskan berbagai hal tersebut tentu diperlukan adanya dukungan dari seluruh anggota PNS yang multitasking sehingga dapat terjadi modernisasi dalam organisasi pemerintahan. "Semua PNS harus bisa multitasking, bisa menyelesaikan segala pekerjaan sebab itu ciri modernisasi organisasi. Ada semangat baru dalam menciptakan birokrasi efisien," katanya.

Lebih lanjut, Jimly juga mengimbau pemerintah melakukan reformasi institusional dalam pemerintahan jilid II ini. "Birokrasinya jangan kegemukan seperti sekarang dan itu perlu sekali keputusan-keputusan yang mungkin tidak populer dan berpengaruh kepada ASN jadi para ASN di seluruh Indonesia harus siap," katanya.


Berita Terkait
  • Erick Siap Bantu Jokowi Meski Berat Tinggalkan Perusahaan
  • Nadiem Jadi Menteri, Gojek Tunjuk Bos Baru
  • Ridwan Kamil Apresiasi Nadiem Makarim Jadi Calon Menteri
Berita Lainnya
  • Pimpinan MPR Temui JK
  • Kegentingan Setelah UU KPK Versi Revisi Berlaku Hari Ini

Jimly Sarankan Pemerintah Pangkas Hanya Satu Level Eselon

Jimly Sarankan Pemerintah Pangkas Hanya Satu Level Eselon

Jimly Sarankan Pemerintah Pangkas Hanya Satu Level Eselon

Jimly Sarankan Pemerintah Pangkas Hanya Satu Level Eselon

Jimly Sarankan Pemerintah Pangkas Hanya Satu Level Eselon

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya