0
Thumbs Up
Thumbs Down

Jokowi Bantah 'Dibentak' Orang NTT Saat Perayaan Natal 2019

covesia
covesia - Tue, 21 Jan 2020 10:36
Dilihat: 27
Jokowi Bantah 'Dibentak' Orang NTT Saat Perayaan Natal 2019

Covesia.com - Presiden Joko Widodo mengaku tidak merasa "dibentak" oleh orang Nusa Tenggara Timur (NTT) saat perayaan Natal Nasional 2019.

"Waktu itu saya menonton di TV, ada orang NTT yang bentak-bentak Presiden, sekarang saya ingin sampaikan kalau orang NTT tidak akan bentak-bentak Presiden lagi," kata Yosef di kantor Bupati Manggarai Barat, NTT, Selasa (21/1/2020).

"Enggak membentak, pas Natalan kan? Memang setiap daerah ada intonasi sendiri, ada yang halus, ada yang setengah membentak, ada yang membentak, saya tidak ada perasaan apa-apa. Kita punya 714 suku bangsa yang bahasanya beda-beda, budaya beda-beda, kalau ke Batak horas, kalau gak biasa kaget tapi itu budaya Batak, saya gak merasa kemarin dibentak enggak," kata Presiden berusaha menenangkan Yosep.

Percakapan Yosep dan Presiden Jokowi itu terjadi pada acara pemberian sertifikat tanah untuk rakyat di kabupaten Manggarai Barat pada Selasa. Presiden menyerahkan 2.500 sertifikat tanah yang dihadiri oleh sekitar 1.000 warga pemilik sertifikat.

Kejadian "pembentakan" Presiden Jokowi tersebut terjadi dalam perayaan Natal Nasional 2019 di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor pada 27 Desember 2019.

Saat itu Presiden mengundang salah seorang perempuan asal NTT untuk naik ke panggung. Namun saat memperkenalkan diri, Presiden tak begitu jelas mendengar nama lengkap perempuan asal NTT bernama Fiorentina itu.

Ia meminta Fiorentina untuk menyebutkan nama panggilannya saja. Fiorentina pun mengulang nama depannya saja. Jokowi masih kurang jelas dengan nama Fiorentina. Namun, tiba-tiba Fiorentina berbicara dengan suara kencang yang sontak membawa hadirin tertawa.

Presiden Jokowi kemudian menyinggung Fiorentina yang seakan membentak dirinya. "Waduh, ini presiden dibentak. Enggak tahu tadi dibentak atau miknya yang (terlalu kencang)," kata Jokowi sehingga kembali mengundang tawa hadirin.

Sedangkan untuk Yosep yang biasa dipanggil Yos, Presiden pun menanyakan untuk apa sertifikat tanah tersebut digunakan.

"Saya mau pinjam ke bank Rp30 juta," kata Yos yang tanahnya seluas 935 meter persegi.

"Beras per kilo Rp30ribu, Rp30 juta dapat berapa ton? Dapat berapa truk? apakah perlu Rp30 juta semua untuk beras? Kalau pinjem ke bank juga ditanya, jadi saya tes dulu," kata Presiden yang mengundang tawa hadirin.

"Rp30 juta untuk beli mobil atau motor?" tanya Presiden.

"Sepeda motor sudah ada," jawab Yos.

"Tapi motor untuk Pak yos saja, istri belum kan?" tanya Presiden lagi.

"Untuk sementara tidak," jawab Yos.

Atas keberaniannya bercakap-cakap dengan Presiden tersebut, Yos pun mendapat hadiah sepeda dari Presiden Joko Widodo.


(ant/utr)

Sumber: covesia

Jokowi Bantah 'Dibentak' Orang NTT Saat Perayaan Natal 2019

Jokowi Bantah 'Dibentak' Orang NTT Saat Perayaan Natal 2019

Jokowi Bantah 'Dibentak' Orang NTT Saat Perayaan Natal 2019

Jokowi Bantah 'Dibentak' Orang NTT Saat Perayaan Natal 2019

Jokowi Bantah 'Dibentak' Orang NTT Saat Perayaan Natal 2019

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya