0
Thumbs Up
Thumbs Down

Jokowi Minta Muhammadiyah Bantu Sosialisasikan Vaksin Covid

Republika Online
Republika Online - Wed, 18 Nov 2020 15:39
Dilihat: 53
Jokowi Minta Muhammadiyah Bantu Sosialisasikan Vaksin Covid

JAKARTA -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara khusus meminta bantuan Persyarikatan Muhammadiyah untuk ikut menyosialisasikan rencana vaksinasi Covid-19 dalam waktu dekat. Jokowi menyebutkan, pelibatan Muhammadiyah dalam sosialisasi vaksin diharapkan mampu mengurangi hoaks dan menghindarkan masyarakat memperoleh informasi yang salah.

"Pemerintah saat ini sedang mempersiapkan pemulihan kesehatan melalui vaksinasi. Saya berharap Muhammadiyah dapat ikut membantu memberikan penjelasan dan pemahaman yang benar," kata presiden dalam sambutan Resepsi Milad ke-108 Muhammadiyah, Rabu (18/11).

Pemerintah, ujar Jokowi, saat ini sedang menyiapkan program vaksinasi dengan matang, termasuk soal penentuan produk vaksin mana yang akan dipesan dan digunakan di Indonesia. Apapun pabrikan farmasi yang dipilih nanti, ujar Jokowi, pemerintah menjamin keamanan, efektivitas, kehalalan, dan aksesibilitas masyarakat terhadap vaksin Covid-19.

Sebelumnya, pemerintah menargetkan produk vaksin yang dipesan dari luar negeri bisa tiba akhir November. Namun dengan situasi yang berkembang saat ini, Presiden Jokowi menyebut vaksinasi bisa mundur ke Desember nanti. Dengan demikian, vaksinasi secara massal baru bisa dilakukan akhir 2020 atau awal 2021.

Mengenai produk vaksin apa yang akan dipesan Indonesia, Jokowi menekankan bahwa apapun pabrikan farmasi yang memproduksi, yang terpenting harus masuk dalam daftar rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Vaksin yang dipesan pun tidak lantas tiba dan bisa langsung disuntikkan ke masyarakat.

Jokowi menjelaskan, produk vaksin yang dipesan nanti harus mendapat otoritsasi penggunaan darurat (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Setelah izin dari BPOM keluar, barulah produk vaksin bisa digunakan secara massal.

Namun pemerintah masih punya pekerjaan rumah lain. Jokowi menyebutkan, distribusi vaksin perlu penanganan khusus terutama penyediaan cold chain atau rantai dingin yang memadai ke seluruh daerah. Apalagi, setiap produk vaksin memiliki standardisasi suhu berbeda-beda untuk disimpan.

"Setiap vaksin dari produk yang berbeda memerlukan model distribusi yang berbeda. Inilah yang terus kita siapkan agar nanti daerah-daerah juga segera mendapat vaksin, dan vaksinnya juga tidak rusak," kata Jokowi. N Sapto Andika Candra


Berita Terkait
  • Harapan Dua Menteri Koordinator untuk Muhammadiyah
  • Pesan Mantan Ketum di Milad Muhammadiyah
  • Jokowi: Muhammadiyah Anugerah Allah Bagi Indonesia
Berita Lainnya
  • Satu Dosen dan Karyawan Unej Meninggal Positif Covid-19
  • Nagita Slavina Luncurkan Produk Baju Tidur

Jokowi Minta Muhammadiyah Bantu Sosialisasikan Vaksin Covid

Jokowi Minta Muhammadiyah Bantu Sosialisasikan Vaksin Covid

Jokowi Minta Muhammadiyah Bantu Sosialisasikan Vaksin Covid

Jokowi Minta Muhammadiyah Bantu Sosialisasikan Vaksin Covid

Jokowi Minta Muhammadiyah Bantu Sosialisasikan Vaksin Covid

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya