0
Thumbs Up
Thumbs Down

JQR akan Tambah Layanan Mulasara Jenazah Warga Miskin

Republika Online
Republika Online - Thu, 12 Sep 2019 01:19
Dilihat: 20
JQR akan Tambah Layanan Mulasara Jenazah Warga Miskin

BANDUNG---Program Jabar Quick Respon (JQR), sudah berjalan satu tahun mengawal misi Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dengan menampung aduan dari masyarkat. Menurut Ketua Harian JQR Mochammad Hanief, tahun depan, JQR memiliki pelayanan baru untuk memfasilitasi masyarakat yang membutuhkan bantuan.

Hanief mengatakan, saat ini JQR memiliki tujuh pelayanan yaitu sakit dan darurat kesehatan, putus akses pendidikan, rumah darurat roboh, jembatan gantung darurat, listrik daerah isolir, gizi Buruk dan rawan pangan, kebencanaan.

"Tahun 2020 nanti, kita menambah program yang ke delapan yaitu Mulasara (mengurus) jenazah masyarakat tidak mampu," ujar Hanief kepada wartawan di Kota Bandung, Rabu (11/9).

Saat ini, kata dia, pihaknya sedang menggodok rencana mulsara jenazah untuk masyarakat tidak mampu tersebut. Untuk mengoptimalkan pelayanan, pihaknya akan membentuk tim khusus.

Bantuan yang diberikan itu, kata dia, misalnya kalau ada warga miskin yang meninggal di rumah sakit lalu akan ditebus agar bisa keluar dari rumah sakit. "Lalu kita juga sediakan mobil ambulance untuk mengantarkan jenazah," katanya.

Tidak hanya itu, kata dia, tim khusus bakal membantu dalam memandikan jenazah, hingga menshalatkan kalau beragama Islam. Bahkan, akan mencarikan tanah kuburan untuk warga miskin yang meninggal dunia.

"Kalau ada sisa anggaran kita akan kasih santunan kematian. Dengan syarat kalau yang meninggal ini tulang punggung keluarga," katanya.

JQR, kata dia, merupakan Program Gubernur Jabar Ridwan Kamil yang diresmikan pada 18 September 2018 lalu. Terhitung hingga 31 Agustus 2019, sedikitnya terdapat 57.388 pengaduan telah diterima JQR. Aduan tersebut masih bersifat kotor atau bruto melalui berbagai kanal aduan, baik offline, online hingga hotline.

Sedangkan 34.565 pengaduan telah direspon dan ditindaklanjuti. Artinya telah melalui proses klasifikasi, verifikasi dan distribusi oleh admin. Dihitung untuk mengetahui sejauh mana laporan atau aduan warga ini betul-betul valid.

Dari jumlah tersebut, kata dia, sebanyak 3.186 yang telah diklasifikasi dan betul betul masuk kedalam wilayah kerja JQR atau tujuh kategori layanan. "Selanjutnya akan dilakukan proses survey dan Penindakan, serta dipertimbangkan tingkat kedaruratnnya," katanya.

Saat ini, kata dia, terdapat 454 pengaduan yang telah berhasil ditindak atau atau telah selesai, berdasarkan penindakan lapangan melalui berbagai tahapan. "Untuk menyelesaikan itu memang tidak mudah dan memang membutuhkan waktu," katanya.


Berita Terkait
  • Uu Disebut 'Ban Serep', Emil: Silakan Nilai Kami Apa Adanya
  • SurveI: RK-Uu Dinilai Bawa Jabar Lebih Baik
  • Disebut 'Ban Serep' Ridwan Kamil, Ini Tanggapan Uu
Berita Lainnya
  • Bentrok TNI dan Warga, Belasan Terluka
  • Presiden Ketiga BJ Habibie Meninggal Dunia

JQR akan Tambah Layanan Mulasara Jenazah Warga Miskin

JQR akan Tambah Layanan Mulasara Jenazah Warga Miskin

JQR akan Tambah Layanan Mulasara Jenazah Warga Miskin

JQR akan Tambah Layanan Mulasara Jenazah Warga Miskin

JQR akan Tambah Layanan Mulasara Jenazah Warga Miskin

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya