0
Thumbs Up
Thumbs Down

Jubir Covid-19: Kasus Covid-19 Sepekan Terakhir Turun

Republika Online
Republika Online - Thu, 14 Oct 2021 22:11
Dilihat: 82
Jubir Covid-19: Kasus Covid-19 Sepekan Terakhir Turun

JAKARTA - Kasus Covid-19 di Tanah Air kini cenderung menunjukkan penurunan.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito, mencatat kasus Covid-19 di Indonesia menurun hingga lebih dari 20 persen sepekan terakhir.

"Kalau melihat situasi nasional satu pekan terakhir terjadi penurunan kasus yang cukup besar yaitu sebanyak 23,3 persen. Bahkan, angka kematian di pekan ini juga mengalami penurunan yang cukup besar yaitu 31,9 persen," ujar Wiku saat mengisi konferensi virtual FMB9 bertema Hidup Baru Patuh protokol kesehatan (Prokes), Kamis (14/10).

Tak hanya itu, pihaknya mencatat angka kesembuhan di level nasional juga mengalami penurunan yakni 18, 4 persen. Ia menambahkan, menurunnya penularan Covid-19 berdampak pada tidak ada kabupaten/kota yang berada di zona risiko tinggi sejak empat pekan terakhir hingga per 10 Oktober 2021.

Wiku mencatat ada tiga kabupaten/kota yang berada dalam zona risiko sedang. Jadi, dia melanjutkan, mayoritas kabupaten/kota di Indonesia ada di zona risiko rendah yaitu sekitar 98,44 persen. Kemudian ada lima kabupaten/kota berstatus zona hijau.

Kendati demikian, dia menegaskan prokes masih dijalankan masyarakat serta upaya 3T yaitu tes, telusur, dan tindaklanjut yang efektif untuk mendeteksi kasus-kasus yang ada.

"Memang, kepatuhan prokes di masyarakat tentunya selalu fluktuatif karena ini kaitannya dengan perilaku masyarakat. Pada prinsipnya sekarang relatif baik, meskipun kita harus tetap waspada dan menjaga kedisiplinan prokes di masyarakat tetap tinggi," ujarnya.

Pada saat penularan yang sekarang relatif sudah rendah, dia melanjutkan, maka apabila ada kebobolan dalam melakukan prokes maka pihaknya optimistis relatif masih bisa terjaga, tidak mendongkrak kasus Covid-19 lebih tinggi.

"Tetapi apabila di tempat-tempat tertentu yang sirkulasi virusnya masih tinggi maka jika tak patuhi prokes bisa langsung mendongkrak kasus Covid-19 menjadi lebih banyak. Jadi, tentunya protokol kesehatan tak bisa ditinggalkan," katanya.

Selain masyarakat diminta harus selalu disiplin prokes, ia mengklaim pemerintah selalu memantau pelaksanaannya di seluruh wilayah Indonesia setiap saat.

Pihaknya memastikan bahwa para petugas di lapangan yaitu Babinsa, Babinkamtibmas untuk urusan perubahan perilaku selalu melaporkan keadaan di setiap wilayahnya masing-masing.

Wiku menambahkan pemerintah daerah (pemda) juga bisa melihat provinsinya masing-masing kemudian melaporkan ke pemerintah pusat.

"Kalau dalam sepekan terakhir tak lapor, dalam laporan kami akan tercatat. Kami terima laporan setiap hari, bahkan setiap menit," katanya.


Berita Terkait
  • Jateng Siapkan Tempat Karantina untuk Kontingen PON Papua
  • Ketika Umat Abai terhadap Agamanya
  • Penerima Vaksin Covid-19 Lengkap Capai 60,4 Juta Orang
Berita Lainnya
  • Syarat Airlangga Nyapres: Golkar Berkoalisi, Paslon Ada Tiga
  • Ratusan Pedagang di Pasar Baturaja Divaksin Covid-19

Jubir Covid-19: Kasus Covid-19 Sepekan Terakhir Turun

Jubir Covid-19: Kasus Covid-19 Sepekan Terakhir Turun

Jubir Covid-19: Kasus Covid-19 Sepekan Terakhir Turun

Jubir Covid-19: Kasus Covid-19 Sepekan Terakhir Turun

Jubir Covid-19: Kasus Covid-19 Sepekan Terakhir Turun

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya