0
Thumbs Up
Thumbs Down

Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Asisten yang Menjelma Jadi Pelatih Hebat

Football5star
Football5star - Tue, 02 Jun 2020 23:46
Dilihat: 63

Football5star.com, Indonesia - Bukan perkara mudah menjadi seorang pelatih. Seorang yang pada masa bermainnya tampil luar biasa dan menjadi sosok legenda belum tentu mampu mengemban tugas sebagai pelatih dengan sama baiknya.

Ini pula yang membuat banyak pemain hebat harus belajar lebih dulu dan menimba ilmu sebagai seorang asistenagar bisa menjadi pelatih jempolan. Cara ini bisa dibilang sebagai cara yang paling jitu.

Bahkan dengancara ini pula, tidak dibutuhkan seorang yang punya karier mentereng sebagaipemain untuk bisa menjadi pelatih hebat. Proses belajar yang mereka jalaniselama menjadi asisten dengan sendirinya akan membuat mereka menjelma menjadipelatih jempolan di kemudian hari.

Untuk itu, Football5star telah merangkum lima asisten yang menjelma menjadi pelatih hebat:

  • Jose Mourinho
sport.net

Siapa yang tidak kenal Jose Mourinho. Selama hampir dua dekade dia membuktikan diri sebagai salah satu juru taktik terbaik dunia. Kehebatannya tidak hanya berlaku di satu kompetisi saja, tapi juga empat kompetisi sekaligus, yaitu Portugal, Inggris, Italia, dan Spanyol.

Tapi siapa sangka jika karier manajerial Mourino berawal dari kursiasisten. Bukan satu dua pelatih yang dia asisteni. Namun, ada tiga pelatih. Merekaadalagh Manuel Fernandes, Sir Bobby Robson, dan Louis van Gaal.

Bisa dibilang, dia adalah orang kepercayaan Sir Bobby Robson. Bagaimana tidak,pelatih Tottenham Hotspur mendampingi nakhoda legendaris Inggris di tiga klubberbeda. tiga klub tersebut adalah Sporting Lisbon, FC Porto, dan Barcelona.

  • Joachim Loew
Mirror

Jika Jose Mourinho butuh waktu lama untuk naik pangkat menjadi pelatih kepala, hal berbeda dirasakan Joachim Loew. Namun, Loew harus rela menjabat asisten pelatih pada dua era berbeda.

Karier manajerialnya berawal saat mendampingi Rolf Fringer sebagaipelatih VfB Stuttgard 1995 silam. Lengsernya Fringer membuat Joachim Loew naikjabatan menjadi pelatih kepala selama dua musim.

Ia kemudian pindah kebeberapa klub seperti Fenerbahce, Karlsruher,Adanaspor, hingga Austria Vienna sebagai pelatih. Dan pada 2004 silam, iadipanggil Juergen Klinsmann untuk mendampinginya di timnas Jerman untukmenghadapi Piala Dunia 2006.

Usai Piala Dunia 2006, Loew meneruskan pekerjaan Klinsmann hinggasekarang. Dan siapa sangka, apa yang dia capai justru lebih hebat dari yangdilakukan mentornya tersebut. pelatih berusia 60 tahun membawa Tim Panser juaraPiala Dunia 2014 lalu.

  • Hansi Flick
Zimbio

Jerman memang tak pernah kehabisan stok pelatih hebat. Uniknya, karier mereka juga banyak berawal dari kursi asisten pelatih. Salah satunya adalah pelatih Bayern Munich saat ini, Hansi Flick.

Bisa dikatakan bahwa Hansi Flick adalah tangan kanan Joachim Loew. Bagaimanatidak, ia menjadi asisten Loew selama delapan tahun. Setelah itu, ia mengabdiuntuk mantan klubnya, Bayern Munich, untuk mendampingi Niko Kovac 2019 lalu.

Kecerdasannya pula yang membuat manajemen Bayern Munich percaya penuh untuk memberi tanggung jawab pelatih 55 tahun sebagai suksesor Niko Kovac. Mungkin masih terlalu dini menyebutnya sebagai pelatih hebat. Tapi perubahan signifikan yang dibuat bersama Die Roten sudah cukup membuktikan anggapan tersebut.

  • Zinedine Zidane
Prost Amerika

Jika dua nama di atas tidak memiliki karier yang gemilang sebagai pemain, nama berikut ini tentu sangat berbeda. Ya, siapa yang meragukan kehebatan Zinedine Zidane semasa masih bermain.

Semasa bermain, Zinedine Zidane adalah sosok yang cerdas. Hal ini pun dia bawa ketika meniti karier sebagai pelatih. Ia memilih belajar dari mantan pelatihnya, Carlo Ancelotti, saat menukangi Real Madrid pada 2013 lalu.

Waktu dua tahun sudah cukup untuknya menimba ilmu dari Don Carlo. Hal inidisadari betul oleh Real Madrid yang menunjuk Zizou sebagai penggantiAncelotti pada 2016. Hasilnya punsungguh menakjubkan. Ia menjadikan El Real sebagai satu-satunya klub yang mampumeraih trofi Liga Champions tiga musim beruntun.

  • Roberto Mancini
Rivista Undici

Roberto Mancini mungkin jadi pelatih hebat yang menjalani karier sebagai asisten dalam waktu singkat. Dia hanya semusim mendampingi Sven Goran Eriksson di Lazio. Tapi ilmu yang dia dapat dari sang mentor masih tetap bertahan hingga sekarang.

Awal kariernya sebagai pelatih memang tidak langsung melejit. Namanya barubenar-benar diakui ketika menukangi Inter Milan 2004 silam. Terbukti ia suksesmemperolah tiga scudetto dan empat Coppa Italia.

Kariernya kian melejit saat pindah ke Inggris untuk mengawali revolusi baru Manchester City. Roberto Mancini pula yang membawa City juara Liga Inggris musim 2011-2012. Itu merupakan trofi pertama mereka dalam 60 tahun terakhir. Kini, daya magis Mancio coba ia tularkan di timnas Italia lewat kebangkitan mereka dengan para talenta muda.


The post Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Asisten yang Menjelma Jadi Pelatih Hebat appeared first on Berita Bola Terupdate, Live Score, Jadwal & Klasemen - Football5star.com.

Sumber: Football5star

Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Asisten yang Menjelma Jadi Pelatih Hebat

Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Asisten yang Menjelma Jadi Pelatih Hebat

Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Asisten yang Menjelma Jadi Pelatih Hebat

Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Asisten yang Menjelma Jadi Pelatih Hebat

Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Asisten yang Menjelma Jadi Pelatih Hebat

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya