0
Thumbs Up
Thumbs Down

Karena Status Facebook, Pengusaha di Limapuluh Kota Seret Janda Kurang Mampu ke Meja Persidangan

covesia
covesia - Wed, 04 Dec 2019 18:23
Dilihat: 27
Karena Status Facebook, Pengusaha di Limapuluh Kota Seret Janda Kurang Mampu ke Meja Persidangan

Covesia.com - Merasa nama baiknya dicemarkan, seorang pengusaha di Kabupaten Limapuluh Kota, Zamhar Pasha Budi (50) naik pitam. Dirinya pun menyeret seorang janda, Sesmi Elinda (44) asal kenagarian Andiang, Kabupaten Limapuluh Kota ke meja persidangan.

Sidang perdana yang berlangsung di pengadilan negeri Tanjung Pati, Rabu (4/12/2019) ini dipimpin oleh hakim tunggal Nandar SH. Selain menghadirkan terdakwa, sidang juga dihadiri oleh saksi korban, Zamhar dan dua saksi lainnya yakni Syafrinus dan Rini Anggraini.

Kasus ini bermula pada pertengahan Juli 2019 silam setelah terdakwa mengaku ia dan Zamhar merupakan kakak dan adik. Kemudian kabar ini cepat menyebar di tengah masyarakat dan sampai ke telinga Zamhar.

Mendapati informasi tersebut, Zamhar pun mencoba berkomunikasi dengan Sesmi fan mencoba membantah kabar tersebut ke setiap orang yang bertanya.

"Ia menyebutkan ke orang-orang bahwa saya dan terdakwa ini ada hubungan tali darah. Nyatanya tidak. Hanya sekedar kenal saja," sebut Zamhar didepan majelis hakim.

Kemudian yang membuat Zamhar naik pitam tidak lain status Facebook terdakwa yang berisikan "Memang saya orang miskin, tapi apa yang dikerjakan dan diperbuat orang sekaya Zamhar tidak bertanggung jawab". Hal inilah yang mendorong Zamhar untuk menyeret Sesmi ke meja hijau.

Namun, pernyataan Zamhar ini dibantah oleh Sesmi. Soal pengakuan tali darah kakak dan adik ini selayaknya pertemanan. Karena sudah saling kenal sejak lama. Bahkan Sesmi pernah meminjam uang kepada Zamhar.

"Istilah kakak adik itu hanya seperti teman yang sudah lama kenal dan akrab. Bukan tali darah. Kami sudah lama kenal dan saya pernah meminjam uang kepada beliau," sebut Sesmi.

Dalam sidang ini, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Okky Desvian SH dan Abi Pujangga SH tidak menyebutkan pasal yang disangkakan kepada terdakwa. Namun memberikan pertanyaan kepada Saksi Korban, Zamhar perihal chatingan dan status media sosial antara Sesmi dan Zamhar. Saat menjawab pertanyaan jaksa ini sempat membuat Zamhar gagap dan ditegur oleh hakim.

Untuk agenda selanjutnya, sidang dilanjutkan pekan depan, Rabu (11/11/2019).

(agg)



Sumber: covesia

Karena Status Facebook, Pengusaha di Limapuluh Kota Seret Janda Kurang Mampu ke Meja Persidangan

Karena Status Facebook, Pengusaha di Limapuluh Kota Seret Janda Kurang Mampu ke Meja Persidangan

Karena Status Facebook, Pengusaha di Limapuluh Kota Seret Janda Kurang Mampu ke Meja Persidangan

Karena Status Facebook, Pengusaha di Limapuluh Kota Seret Janda Kurang Mampu ke Meja Persidangan

Karena Status Facebook, Pengusaha di Limapuluh Kota Seret Janda Kurang Mampu ke Meja Persidangan

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya