0
Thumbs Up
Thumbs Down

Karhutla Perlu Perhatian Serius

Republika Online
Republika Online - Wed, 09 Oct 2019 04:00
Dilihat: 33
Karhutla Perlu Perhatian Serius

JAKARTA -- Peristiwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menimbulkan kabut asap di Indonesia menjadi perhatian serius yang membutuhkan partisipasi aktif dari seluruh lapisan masyarakat. Hal tersebut bertujuan agar penanganan karhutla dapat dilakukan dengan optimal.


"Seperti arahan Presiden Joko Widodo dalam menanggapi bencana karhutla bahwa pencegahan menjadi prioritas utama. Melalui metode pentahelix, kerja sama antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi dan media dapat meningkatkan langkah pencegahan sehingga karhutla yang selalu terjadi setiap tahun tidak menimbulkan dampak yang semakin merugikan," ujar Deputi Sistem dan Strategi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Wisnu, Selasa (8/10).

Kolaborasi lintas lembaga menjadi solusi efektif dalam penanganan bencana karhutla. Proses yang dimulai dari langkah pencegahan dan antisipasi dengan data yang diperoleh dari BMKG, pengelolaan gambut yang diawasi oleh BRG, pengelolaan lahan yang dikawal oleh pemerintah daerah bersama masyarakat setempat, partisipasi aktif sektor swasta. Selain itu, sanksi administratif maupun penegakan hukum secara perdata maupun pidana mampu meminimalisir terjadinya bencana karhutla yang selalu terjadi setiap tahun.

Kementerian Luar Negeri mengakui kejadian ini tidak hanya di Indonesia, namun bencana karhutla juga terjadi di beberapa negara di dunia. Tetapi Indonesia memiliki kesulitan tersendiri karena lahan yang terbakar adalah lahan gambut.

"Jika Indonesia mampu mengelola lahan gambut dan melakukan pemanfaatan lingkungan hidup dengan baik, Indonesia mampu menjadi "world superpower", mengingat Indonesia memiliki sumber daya alam yang sangat kaya," ujar Staf Ahli Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia Peter F Gontha.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi antar lembaga dan tokoh masyarakat, mulai dari aparat keamanan dan pemerintah daerah yang mengutarakan pendapat dan masukan untuk penanganan karhutla.

Sementara itu Kepala BNPB Doni Monardo menambahkan, karhutla selalu terjadi setiap tahun, cuaca kemarau dan kekeringan juga dapat diperkirakan.

"Yang membuat selama ini kita belum dapat mengantisipasi karhutla adalah kita hanya bekerja, namun belum bekerja sama. Untuk itu, melalui konsep Pentahelix, mari kita bersama-sama bekerja keras untuk mengantisipasi bencana karhutla dan menjaga lahan gambut sesuai kodratnya yaitu berawa, berair dan basah," ujarnya.

Berita Terkait
  • Kebakaran Hutan di Gunung Ciremai Padam
  • Polda Duga PT SSS Bakar Lahan untuk Pembukaan Kebun Baru
  • Lahan di Kawah Putih Seluas 15 Hektare Terbakar
Berita Lainnya
  • Daerah Harus Bantu Kota Bandung Uraikan Kemacetan
  • Pengamat Sebut Album Kamila Siap Tembus Pasar Internasional

Karhutla Perlu Perhatian Serius

Karhutla Perlu Perhatian Serius

Karhutla Perlu Perhatian Serius

Karhutla Perlu Perhatian Serius

Karhutla Perlu Perhatian Serius

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya