0
Thumbs Up
Thumbs Down

KASN Minta Dewas Transparan Soal Seleksi Calon Dirut TVRI

Republika Online
Republika Online - Mon, 24 Feb 2020 03:18
Dilihat: 97
KASN Minta Dewas Transparan Soal Seleksi Calon Dirut TVRI

JAKARTA -- Anggota Komisioner Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), Sri Hadiati Wara Kustriani mengatakan pihaknya akan menindaklanjuti pengaduan Komite Penyelamat TVRI, terkait proses seleksi perggantian antar waktu calon Direktur Utama TVRI. Ia mengatakan, Dewan Pengawas harus transparan dalam proses penjaringan calon PAW Dirut TVRI.

Sri mengatakan pihaknya telah menerima surat pengaduan dari Komite Penyelamatan TVRI. Kini, surat tersebut masih dipelajari oleh departemen yang membawahi Komunikasi dan Informatika. "Saya sudah minta untuk dilanjutkan oleh Pak Rudi, yang handel beliau. Kita memang ada departemen-departemen, yang menangani Komisionernya Pak Rudi (Rudiarto) Sumarwono," kata Sri, Ahad (23/2).

Menurut Sri, Dewan Pengawas memang berwenang dalam mengangkat dan memberhentikan Direksi TVRI. Tapi, Dewan Pengawas harus transparan dalam proses penjaringan calon pengganti antar waktu Direktur Utama TVRI ini. "Kami hanya bisa mengimbau. Dewas diberi kewenangan seperti itu (mengangkat dan memberhentikan direksi), tapi mestinya kewenangan itu harus dilaksanakan secara bijak," katanya.

Sri melanjutkan, siapapun yang menduduki jajaran Direksi TVRI akan bekerja sama dengan pegawai dalam menjalankan tugasnya nanti. Untuk itu, menurutnya Dewan Pengawas perlu melibatkan pegawai dalam proses seleksi memilih calon Direktur Utama TVRI.

"Kalau namanya Direktur Utama itu harus kerja sama dengan para pegawai, karena dia tidak bisa bekerja sendiri. Memang kalau mau lebih smooth nanti berjalannya proses selanjutnya untuk TVRI, mestinya pegawai itu diajak komunikasi, diberikan informasi sejelas-jelasnya, semua transparan," jelasnya.

Menurutnya, hal itu untuk menghindari adanya perasaan atau praduga para pegawai yang tidak dianggap oleh jajaran direksi ke depan. Sri menambahkan KASN memang tidak bisa terlibat melewati kewenangan dalam proses seleksi pengganti antar waktu calon Direktur Utama TVRI ini.


Sebab, TVRI bukan 100 persen sebagai instansi publik. Dan pengisian jabatan pimpinan tinggi (JPT) di TVRI itu tidak mengikuti Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (UU ASN).

Berita Terkait
  • KASN Diminta Hentikan Proses Seleksi Dirut TVRI
  • Dewas TVRI Umumkan Pendaftaran Calon Dirut Pengganti Helmy
  • Politikus PDIP Duga Ada Persaingan Bisnis di Pemecatan Helmy
Berita Lainnya
  • Arsul Sani: Salam Pancasila tak Bisa Gantikan Salam Agama
  • Pasien Diduga Corona di RSHS Pernah Pergi ke Thailand

KASN Minta Dewas Transparan Soal Seleksi Calon Dirut TVRI

KASN Minta Dewas Transparan Soal Seleksi Calon Dirut TVRI

KASN Minta Dewas Transparan Soal Seleksi Calon Dirut TVRI

KASN Minta Dewas Transparan Soal Seleksi Calon Dirut TVRI

KASN Minta Dewas Transparan Soal Seleksi Calon Dirut TVRI

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya