0
Thumbs Up
Thumbs Down

Kasus Harian Covid-19 Jakarta Bertambah 1.440 Kasus

wartaekonomi
wartaekonomi - Sun, 13 Sep 2020 00:11
Dilihat: 57
Jakarta

Pada Sabtu (12/9/2020), kasus baru Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) harian di Jakarta sebanyak 1.440 kasus, tertinggi untuk hitungan dalam satu hari pengecekan pada suspek. Dengan angka tersebut, total kasus akibat paparan virus Novel Corona jenis baru ini adalah 53.761.

Angka tersebut bertambah signifikan dari sebelumnya sejumlah 52.321.

Baca Juga: PSBB Total DKI Jakarta Terancam Rusak Ritme Kerja Pemerintah Pusat

Berdasarkan data dari Pemprov DKI Jakarta, pertambahan sebanyak 1.440 kasus ini lebih tinggi dibanding penambahan pada hari Jumat (11/9/2020) sebanyak 1.034 kasus.

Disebutkan bahwa pada Rabu (9/9/2020) sebanyak 1.026 kasus, hari Selasa (8/9/2020) sebanyak 1.015 kasus, pada Senin (7/9/2020) sebanyak 1.105 kasus, pada Minggu (6/9/2020) sebanyak 1.245 kasus, dan pada Sabtu (5/9/2020) sebanyak 842 kasus.

Namun, angka itu masih berada di bawah dari jumlah penambahan pada hari Kamis (10/9/2020) sebanyak 1.450 kasus yang merupakan pemegang rekor pertambahan kasus selama pandemi Covid-19 berlangsung.

Akan tetapi, jika dilihat secara banyaknya tes, pertambahan pada hari Sabtu ini merupakan terbanyak karena merupakan hasil perhitungan dari satu kali tes (11 September 2020), sedangkan pada hari Kamis (10/9/2020) terdiri atas hasil tes pada pemeriksaan pada tanggal 7 September hingga 9 September.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Oktavia di Jakarta menerangkan bahwa penambahan 1.440 kasus ini, merupakan hasil dari pemeriksaan 9.561 spesimen pada hari Jumat (11/9) yang keluar hasilnya pada hari Sabtu ini.

Dinas Kesehatan DKI Jakarta menyatakan sampai dengan 11 September 2020 tercatat 828.090 sampel (sebelumnya 818.529 sampel) yang telah diperiksa dengan tes Polymerase Chain Reaction (PCR) untuk mengetahui jejak Covid-19 di lima wilayah DKI Jakarta lewat 54 laboratorium.

Pemeriksaan pada tanggal 11 September 2020, dari 9.561 spesimen, sebanyak 7.644 orang dites untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 1.440 kasus positif dan 6.204 negatif.

"Untuk rate tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 70.129. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 60.288," ujar Dwi.

Dwi menyebutkan, jumlah kasus aktif yang terpapar penyakit pneumonia akibat Covid-19 itu di Jakarta saat ini sebanyak 12.174 orang (bertambah 350 dari sebelumnya 11.824 orang) yang masih dirawat/isolasi.

Dari jumlah kasus konfirmasi secara total di Jakarta pada hari Sabtu sebanyak 53.761 kasus, ada 40.183 orang dinyatakan telah sembuh (bertambah 1.068 dibanding hari sebelumnya 39.115 orang), dan 1.404 orang (bertambah 22 dibanding sebelumnya 1.382) meninggal dunia.

Dalam persentase, tingkat kesembuhan di Jakarta adalah 74,7 persen (sebelumnya 74,8 persen) dan tingkat kematian 2,6 persen (sebelumnya 4,1 persen).

Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta setelah penambahan pada hari Sabtu, sebesar 12,3 persen (sebelumnya 12,7 persen), sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 7,2 persen (sebelumnya 7,1 persen). WHO menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5 persen.

Pada penerapan kembali PSBB seperti awal pandemi, Pemprov DKI Jakarta menyarankan bagi masyarakat yang ingin memasuki wilayah Jakarta untuk melakukan pemeriksaan mandiri Covid-19 melalui JakCLM di aplikasi JAKI.

Melalui JakCLM, masyarakat dapat mengetahui risiko Covid-19 serta mendapatkan berbagai rekomendasi kesehatan sesuai dengan risiko yang dimiliki. Kontribusi masyarakat dalam pengisian JakCLM dapat membantu Pemprov DKI Jakarta untuk melakukan pencegahaan penyebaran kasus Covid-19 di Jakarta.

Selama vaksin belum tersedia, penularan wabah harus dicegah bersama-sama dengan disiplin menegakkan pembatasan sosial dan protokol kesehatan.

Dwi menyebutkan hal yang perlu diingat oleh masyarakat untuk memperhatikan dan menjalankan prinsip-prinsip dalam berkegiatan sehari-hari yakni tetap tinggal di rumah bila tak ada keperluan mendesak; menjalankan 3M: memakai masker dengan benar; menjaga jarak aman 12 meter; dan mencuci tangan sesering mungkin.

Seluruh kegiatan yang diizinkan beroperasi, kata dia, harus dalam kapasitas maksimal 50 persen dan menjalankan protokol kesehatan dengan ketat, serta mengingatkan sesama untuk selalu menerapkan protokol kesehatan.

Penulis: Redaksi

Editor: Muhammad Syahrianto


Foto: Ari Bowo Sucipto

Sumber: wartaekonomi

Kasus Harian Covid-19 Jakarta Bertambah 1.440 Kasus

Kasus Harian Covid-19 Jakarta Bertambah 1.440 Kasus

Kasus Harian Covid-19 Jakarta Bertambah 1.440 Kasus

Kasus Harian Covid-19 Jakarta Bertambah 1.440 Kasus

Kasus Harian Covid-19 Jakarta Bertambah 1.440 Kasus

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya