0
Thumbs Up
Thumbs Down

Kasus Kematian Pasien Covid-19 di Kota Bogor Kembali Melonjak

okezone
okezone - Mon, 26 Jul 2021 22:20
Dilihat: 43
Kasus Kematian Pasien Covid-19 di Kota Bogor Kembali Melonjak

BOGOR - Kasus kematian akibat Covid-19 di Kota Bogor kembali meroket. Hari ini Senin (26/7/2021) sebanyak 30 warga Kota Bogor meninggal dunia.

Padahal sebelumnya, Wali Kota Bogor Bima Arya mengklaim bahwa penanganan Covid-19 di Kota Bogor lewat kebijakan ganjil genap efektif kurangi mobilitas warga.

Bahkan berdasarkan data Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kota Bogor, kasus harian Covid-19 bertambah 562 orang.

Sehingga total kasus Covid-19 sejak awal pandemi di Kota Bogor mencapai 31.288 orang, rinciannya 3.546 masih sakit atau positif aktif, sembuh 27.335 dan meninggal 407 orang.

Kepala Sub Bagian Humas Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Bogor Manan Tampubolon menyebut penjelasan dari Dinkes Kota Bogor soal meroketnya kasus kematian akibat Covid-19 itu terdiri dari meninggal di rumah 9 orang (isolasi mandiri).

"Paling banyak di RS 21 orang, yang sudah divaksin 1 orang, yang lainnya belum di vaksin dan seluruhnya tidak ada komorbid," ungkapnya dalam keterangan pers tertulis, Senin (26/7/2021)

Sementara itu, 2 orang meninggal di bulan Mei (19 Mei meninggal di rumah, dan 30 Mei di RS Islam). "Lainnya meninggal bulan Juli (mulai tgl 3 -25 Juli). Hasil pencocokan data kematian laporan dari RS dan puskesmas," katanya.

Sehari sebelumya Bima Arya selaku Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bogor menyebut ada tren kasus positif sedikit melandai walaupun belum signifikan.

"Kasus positif turun sedikit grafiknya, walaupun belum signifikan. Jadi, mobilitas warga masih perlu ditekan lagi, karena trennya sudah bagus," ujar Bima Arya, Minggu malam 25 Juli 2021.

Meski demikian, Bima Arya juga mengaku khawatir angka kematian masih tinggi. Tercatat, sejak PPKM diberlakukan ada 99 warga yang meninggal saat isoman atau isolasi mandiri. "Karena itu kami saat ini ekstra kerja keras untuk mengurangi warga yang isoman," tuturnya.


Bima Arya menyebut, ada tiga kriteria warga yang meninggal saat isoman, yakni 85 persen adalah mereka yang belum divaksin, sebagian besar diatas 50 tahun dan terakhir, memiliki komorbid (penyakit penyerta).

Sumber: okezone

Kasus Kematian Pasien Covid-19 di Kota Bogor Kembali Melonjak

Kasus Kematian Pasien Covid-19 di Kota Bogor Kembali Melonjak

Kasus Kematian Pasien Covid-19 di Kota Bogor Kembali Melonjak

Kasus Kematian Pasien Covid-19 di Kota Bogor Kembali Melonjak

Kasus Kematian Pasien Covid-19 di Kota Bogor Kembali Melonjak

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya