0
Thumbs Up
Thumbs Down

Kasus Perceraian Meningkat pada Tahun 2021 di Agam

covesia
covesia - Sat, 29 Jan 2022 10:12
Dilihat: 114
Kasus Perceraian Meningkat pada Tahun 2021 di Agam

Covesia.com - Kasus perceraian peningkat di Kabupaten Agam, Sumatera Barat pada tahun 2021. Ketua Pengadilan Agama Kabupaten Agam Armen Ghani mengatakan, sepanjang Januari hingga akhir Desember 2021, Pengadilan Agama Lubuk Basung mencatat sebanyak 566 kasus perceraian di Agam jumlah tersebut meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya 462 kasus.

"Ada peningkatan 104 kasus pada tahun ini," ujarnya Jumat (28/1/2022).

Dijelaskannya angka perceraian 2021 ini masih didominasi oleh perempuan yang mengajukan gugat sebanyak 338 dan pengajuan dari laki-laki hanya 92 kasus. "Dari 566 kasus ini 430 sudah ada putusan sidang sementara itu 80 kasus berhasil kita mediasi," katanya lagi.

Dikatakan Kepala Pengadilan Agama, pemicu utama perceraian ini pada tahun 2021 didominasi masalah perselisihan yang dipicu faktor ekonomi. Pandemi Covid-19 memang berdampak pada penghasilan masyarakat, sehingga tidak tercukupinya kebutuhan sehari-hari dan sering berselisih.

Tidak hanya itu saja, munculnya orang ketiga juga bisa menjadi pemicu retaknya rumah tangga. ini juga dampak besar dari kurangnya pemahaman batasan penggunaan media sosial. "Awalnya kenalan, berkirim pesan, telfon-telfonan, curhat masalah rumah tangga akhirnya merasa nyaman dan rela berpisah dengan pasangan," katanya lagi.

Menurutnya, kasus perceraian ini tidak akan terjadi jika pasangan suami istri memahami bahwa adalah ikatan lahir batin yang paling sakral yang harus dipertahankan. Selain itu diperlukan komunikasi dengan pasangan agar hubungan bisa selalu terjalin harmonis. "Jika ada masalah sebaiknya dibicarakan terlebih dahulu, dan berusaha mencari solusi secara bersama-sama, jika bercerai tentu yang jadi koban adalah anak," terangnya.

Selain itu orang tua memiliki andil penting dalam mempersiapkan anak sebelum menjalani hidup berumah tangga. "Menjadi suami istri adalah hal yang baru bagi anak, jadi dibutuhkan persiapan yang matang, disini andil besar orang tua untuk memberikan pemahaman," tutupnya.

Pada tahun 2021 wilayah kerjanya meliputi Kecamatan Lubuk Basung, Palembayan, Tanjung Mutiara dan IV Nagari, PA Agam juga menerima satu perkara izin poligami, pembatalan perkawinan 1 perkara.

Selanjutnya 1 perkara harta bersama, hadhadah 1 perkara pengesahan anak 1 perkara dan perwalian 3 perkara Kemudian isbath nikah 75 perkara, dispensasi kawin 43 perkara, wali adhol 4 perkara, perkara penetapan ahli waris 2 perkara dan perkara lain-lain 4 perkara.

(jhn)



Sumber: covesia

Kasus Perceraian Meningkat pada Tahun 2021 di Agam

Kasus Perceraian Meningkat pada Tahun 2021 di Agam

Kasus Perceraian Meningkat pada Tahun 2021 di Agam

Kasus Perceraian Meningkat pada Tahun 2021 di Agam

Kasus Perceraian Meningkat pada Tahun 2021 di Agam

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya