0
Thumbs Up
Thumbs Down

Katanya Bebas Kecurangan, Kok Masih Ada Joki CPNS?

okezone
okezone - Fri, 25 Sep 2020 03:00
Dilihat: 54
Katanya Bebas Kecurangan, Kok Masih Ada Joki CPNS?

JAKARTA - Proses seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019 terus berlanjut, saat ini memasuki tahap Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Tetap saja selalu ada kecurangan dalam seleksi Aparatur ini.

"Masih ada saja oknum tidak bertanggungjawab mencoba melakukan praktik kecurangan," kata Kepala Biro (Karo) Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Paryono.

Dia mengatakan, pemerintah telah mengupayakan agar seleksi berjalan secara transparan, jujur, objektif, dan jauh dari praktik KKN dan bentuk kecurangan lainnya. Namun masih terjadi kecurangan di titik lokasi tes SKB CPNS Kantor Regional (Kanreg) BKN Medan.

"EW menjadi joki untuk VS (33) yang melamar menjadi guru di instansi Pemerintah Kota Pematangsiantar," ujarnya.

"Untuk selanjutnya dilaporkan kepada Panselnas Pengadaan Aparatur Negara tahun 2019 dan Kanreg VI BKN Medan akan memproses status PNS EW," pungkasnya.


Baca Selengkapnya: Memalukan, Masih Ada Saja Joki SKB CPNS

Sumber: okezone

Katanya Bebas Kecurangan, Kok Masih Ada Joki CPNS?

Katanya Bebas Kecurangan, Kok Masih Ada Joki CPNS?

Katanya Bebas Kecurangan, Kok Masih Ada Joki CPNS?

Katanya Bebas Kecurangan, Kok Masih Ada Joki CPNS?

Katanya Bebas Kecurangan, Kok Masih Ada Joki CPNS?

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya