0
Thumbs Up
Thumbs Down

KBRI Tokyo: Demi Sustainability, New ISPO Bukti Keseriusan Indonesia

wartaekonomi
wartaekonomi - Mon, 21 Sep 2020 14:31
Dilihat: 48
Jakarta

Tak dapat dimungkiri, meskipun dalam realisasinya masih ditemukan sejumlah kendala, komitmen pemerintah Indonesia untuk mewujudkan industri perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan sepertinya tidak dapat diremehkan.

KBRI Tokyo dalam Working Group on Biomass Sustainability yang diselenggarakan oleh Jepang menekankan bahwa penerbitan New Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) yang dituangkan dalam Peraturan Presiden Nomor 44 Tahun 2020 menjadi bukti keseriusan pemerintah Indonesia untuk menjamin aspek legalitas, keberlanjutan, dan transparansi biomassa kelapa sawit Indonesia.

Perlu diketahui, Working Group ini merupakan forum diskusi akhir sebelum penentuan sertifikasi sawit berkelanjutan yang akan diadopsi pemerintah Jepang dalam skim feed in tariff pada April 2021 mendatang.

Baca Juga: Apkasindo Soal Biodiesel: Jika Ada NGO Mengkritik, Pasti Bukan Petani Sawit

Baca Juga: Ekspor Sawit Per Juli Melonjak, China & Timur Tengah Paling Gak Bisa Nolak

Tidak hanya Indonesia, terdapat pula paparan dari Malaysian Palm Oil Board (MPOB), International Sustainability and Carbon Certification (ISCC), Green Goal Label Certification (GGL). dan skema sertifikasi terkait Palm Kernel Shell (PKS).

Dalam kesempatan tersebut, pemerintah Indonesia yang diwakili KBRI Tokyo juga menyampaikan terkait terbitnya ISPO baru, di antaranya dengan menginformasikan terdapat Lembaga Sertifikasi ISPO yang independen dan terakreditasi secara nasional dan adanya model rantai pasok yang mendeskripsikan alur bahan dari tandan buah segar (TBS) sawit hingga produk yang diolah di pabrik kelapa sawit (aspek traceability).

Dalam New ISPO tersebut terdapat sebanyak tujuh prinsip, 37 kriteria, dan 173 indikator yang diharapkan mampu menjawab kekhawatiran pemerintah Jepang terkait legalitas lahan dan pelestarian lingkungan hidup, pemberdayaan ekonomi lokal, serta peniadaan penggunaan tenaga kerja di bawah umur dan anak-anak.

Mengakhiri paparannya, KBRI Tokyo menyampaikan bahwa Sertifikasi New ISPO bersifat mandatori (wajib), tidak saja bagi perusahaan perkebunan, tetapi juga pekebun plasma dan swadaya.

"Dengan demikian, seluruh biomassa kelapa sawit Indonesia akan tersertifikasi di bawah New ISPO," catat pihak KBRI Tokyo.

Lebih lanjut, KBRI Tokyo menyatakan, pemerintah Republik Indonesia terbuka untuk bekerja sama dengan negara mitra, termasuk Jepang dalam memastikan kelayakan biomassa kelapa sawit sebagai sumber bahan bakar guna pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).

Penulis: Ellisa Agri Elfadina

Editor: Rosmayanti


Foto: Irwansyah Putra

Sumber: wartaekonomi

KBRI Tokyo: Demi Sustainability, New ISPO Bukti Keseriusan Indonesia

KBRI Tokyo: Demi Sustainability, New ISPO Bukti Keseriusan Indonesia

KBRI Tokyo: Demi Sustainability, New ISPO Bukti Keseriusan Indonesia

KBRI Tokyo: Demi Sustainability, New ISPO Bukti Keseriusan Indonesia

KBRI Tokyo: Demi Sustainability, New ISPO Bukti Keseriusan Indonesia

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya