0
Thumbs Up
Thumbs Down

Kelenjar Baru Ditemukan di Tenggorokan

Republika Online
Republika Online - Thu, 22 Oct 2020 13:21
Dilihat: 54
Kelenjar Baru Ditemukan di Tenggorokan

JAKARTA -- Para peneliti telah menemukan kelenjar baru di tenggorokan. Ini disebut sebagai kelenjar ludah yang sebelumnya tidak pernah diketahui ada di bagian tubuh manusia.

Tim studi dari The Netherlands Cancer Institute menerbitkan temuannya dalam Radiotherapy and Oncology. Tim menyebut penemuan baru itu sebagai kelenjar tubarial.

Menurut para peneliti, ini adalah bagian yang merepresentasikan pasangan keempat kelenjar ludah utama dalam tubuh manusia. Kelenjar ditemukan secara tak sengaja ketika seorang ahli onkologi radiasi bernama Wouter Vogel dan ahli bedah mulut maksilofasial, Matthijs Valstar, menguji alat pemindaian baru, yakni PSMA PET-CT.

"Orang memiliki tiga set kelenjar ludah besar, tapi bukan di situ letaknya," ujar Vogel dalam sebuah pernyataan, dilansir Fox News, Kamis (22/10).

Researchers at the @NKI_nl have discovered a new location of the salivary glands. This is potentially great news for patients with head and neck tumors: radiation oncologists will now be able to circumvent this area to avoid potential complications https://t.co/LP9QZsZVlm pic.twitter.com/nLpeAp6vVK

- Neth. Cancer Inst. (@NKI_nl) October 18, 2020

Vogel menjelaskan, satu-satunya kelenjar ludah atau mukosa yang diketahui ada di nasofaring berukuran kecil secara mikroskopis. Sekitar 1.000 di antaranya tersebar merata di seluruh mukosa.

"Bayangkan betapa terkejutnya kami saat menemukan kelenjar baru ini di tenggorokan," tuturnya.

Kelenjar tersebut memiliki panjang sekitar 1,5 inci dan memiliki saluran pembuangan yang terbuka ke arah tenggorokan. Peneliti menganggap fungsinya adalah untuk melembapkan dan melumasi tenggorokan hingga bagian belakang mulut.

Penemuan itu mungkin berimplikasi pada pasien kanker. Penulis penelitian menyarankan bahwa radiasi harus menghindari kelenjar untuk hasil dan kualitas hidup pasien yang lebih baik.

Mereka menjelaskan bahwa radioterapi dosis tinggi dapat menyebabkan kerusakan kelenjar ludah selama pengobatan kanker kepala dan leher serta menyebabkan mulut kering dan kondisi kesulitan menelan.

"Oleh karena itu, kelenjar ludah utama dianggap sebagai organ-at-risk (OAR) dan perlu diselamatkan bila memungkinkan," jelas tim studi, menyarankan agar kelenjar tubarian ini ditambahkan dalam daftar.

Para peneliti mempelajari 100 pasien dengan kanker dan dua jasad. Mereka menemukan kelenjar baru itu ada di seluruh objek penelitian. Mereka juga memantau 723 pasien yang menjalani pengobatan radiasi dan menemukan hubungan antara radiasi terhadap kelenjar dan komplikasi setelahnya.

"Untuk sebagian besar pasien, paparan radiasi ke lokasi kelenjar ludah yang baru ditemukan ini harus dihindari seperti kita mencoba menyelamatkan tiga kelenjar ludah yang sudah lebih dulu diketahui," kata Vogel.


Menurut Vogel, langkah tim peneliti selanjutnya adalah mencari cara terbaik untuk menyelamatkan kelenjar baru tersebut. Jika bisa melakukannya, pasien mungkin mengalami lebih sedikit efek samping hingga kualitas hidup mereka secara keseluruhan setelah perawatan akan meningkat.

Berita Terkait
    Berita Lainnya
    • Studi: Pertemuan 1 Menit Bisa Tertular Covid-19
    • Siapa Orang Paling Bahagia Dengan Syafaat Rasulullah?

    Kelenjar Baru Ditemukan di Tenggorokan

    Kelenjar Baru Ditemukan di Tenggorokan

    Kelenjar Baru Ditemukan di Tenggorokan

    Kelenjar Baru Ditemukan di Tenggorokan

    Kelenjar Baru Ditemukan di Tenggorokan

      
    PARTNER KAMI
    JPNN
    genpi
    Republika Online
    LIPUTAN6
    okezone
    BBC
    bintang
    bola
    Antvklik
    rumah123
    Rumah
    Love Indonesia
    CENTROONE
    wartaekonomi
    Voice of America
    Popular
    Gocekan
    Teqnoforia
    Angelsontrip
    Makanyuks
    telsetNews
    BisnisWisata
    Jakarta Kita
    Indonesia Raya News
    RajaMobil
    Mobil123
    Otospirit
    MakeMac
    Indotelko
    Inditourist
    TEKNOSAINS
    MotorExpertz
    Mobil WOW
    Oto
    Kpop Chart
    salamkorea
    slidegossip
    Hotabis
    INFOJAMBI
    Japanese STATION
    harian pijar
    SeleBuzz
    Cintamobil
    Football5star
    Citra Indonesia
    OTORAI
    Sehatly
    Hetanews
    Inikata
    Nusabali
    Garduoto
    Beritakalimantan
    batampos
    covesia
    carmudi
    idnation
    inipasti
    teknorush
    winnetnews
    mediaapakabar
    carvaganza
    mediakepri
    kabarsurabaya