0
Thumbs Up
Thumbs Down

Kemendagri Minta Gubernur Atasi Kericuhan di Manokwari

Republika Online
Republika Online - Mon, 19 Aug 2019 10:54
Dilihat: 38
Kemendagri Minta Gubernur Atasi Kericuhan di Manokwari

JAKARTA -- Pelaksana Tugas (Plt) Dirjen Otonomi Daerah (Otda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Akmal Malik, mengatakan pihaknya meminta Gubernur Papua Barat melakukan konsolidasi terkait kericuhan di Manokwari Senin (19/8) pagi. Pemerintah mengimbau saat semua pihak menyelesaikan persoalan ini dengan damai.

"Gubernur kita minta pimpin upaya konsolidasi di daerah bersama aparat keamanan. Pimpinan daerah fokus pimpin konsolidasi di daerah," ujar Akmal saat dikonfirmasi Republika, Senin (19/8).

Dia melanjutkan, tidak ada pernyataan bersama sebelum konsolidasi terkendali di daerah masing-masing. Pada Senin pagi, kata Akmal, pihaknya telah berkomunikasi dengan Asisten Departemen Polhukam dan Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak dan asisten I Papua.

Menurut Akmal, ketiga pemimpin daerah itu diminta melakukan konsolidasi internal secepatnya. "Bapak Gubernur Papua Barat sudah menuju ke bandara untuk segera bertolak ke Manokwari. Kita harap semua pihak menahan diri, dan menyelesaikan masalah ini dengan kepala dingin dan damai," tegas Akmal.

Sebelumnya, sejak pukul 06.30 WIT kericuhan meledak di ibu kota Papua Barat, Manokwari. Masyarakat turun ke jalan bersama mahasiswa. Mereka membakar ban-ban di berbagai sudut kota dan jalan protokol, misalnya di kawasan Sanggeng (Hadi Mall) dan juga depan Kampus Universitas Papua (Unipa) Manokwari.

''Terjadi pembakaran banyak banyak kios dan warung di depan Unipa. Selain di bakar warung itu dijarah dan di rusak masa. Gedung DPRD Papua barat dilempari. Di area jalan yang menuju area pelabuhan Manokwari juga terjadi pembakaran,'' kata seorang warga Manokwari, ketika dihubungi Republika Senin (19/8) pagi.

Menurutnya, semua sekolah yang sejak kemarin memang sudah diimbau tutup. Ini karena satu hari sebelumnya sudah ada undangan yang beredar untuk mengajak warga Manokwari pada Senin ini untuk unjuk rasa.

''Topik demontrasinya soal rasa kepedulian terhadap situasi rasis terhadap mahasiswa Papua yang sedang kuliah di Surabaya dan Malang. Untuk masyarakat melalui undangan itu diajak memberikan solidaritas dengan cara berkumpul di kampus Unipa. Himbuan ini beredar melalui media sosial,'' kata sumber itu lagi.



Berita Terkait
  • Manokwari Ricuh, Pendatang di Papua Mulai Risau
  • Warga Pendatang di Papua Mulai Risau
  • Komisi III Minta Semua Pihak Menahan Diri di Manokwari
Berita Lainnya
  • Kunjungi Banyuwangi, Menlu Retno Berburu Kuliner Tradisional
  • Kalezic Anggap Kemenangan PSM Atas Barito tak Mudah

Kemendagri Minta Gubernur Atasi Kericuhan di Manokwari

Kemendagri Minta Gubernur Atasi Kericuhan di Manokwari

Kemendagri Minta Gubernur Atasi Kericuhan di Manokwari

Kemendagri Minta Gubernur Atasi Kericuhan di Manokwari

Kemendagri Minta Gubernur Atasi Kericuhan di Manokwari

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya