0
Thumbs Up
Thumbs Down

Kenaikan Kasus Aktif Gelombang Ketiga Bisa Capai 400 Ribu

Republika Online
Republika Online - Mon, 29 Nov 2021 18:05
Dilihat: 68
Kenaikan Kasus Aktif Gelombang Ketiga Bisa Capai 400 Ribu

JAKARTA -- Satgas Penanganan Covid-19 memprediksi potensi peningkatan kasus aktif gelombang ketiga pada libur Natal dan Tahun Baru bisa mencapai 400 ribu dengan menggunakan skenario terburuk. Atau 70 ribu kasus aktif dengan skenario moderat.

Ketua Bidang Data dan IT Satgas Penanganan Covid-19 Dr Dewi Nur Aisyah dalam konferensi pers daring tentang Analisis Gelombang ke-3 di Indonesia mengatakan prediksi potensi kenaikan kasus Covid-19 dilakukan dengan menggunakan data dan variabel terkait penanganan Covid-19 yang ada di Indonesia. Potensi tersebut dibuat dengan dilakukan modeling menggunakan kecerdasan buatan.

Pada skenario paling ideal, yaitu di mana kekebalan kelompok sudah terbentuk, mobilitas rendah, kepatuhan protokol kesehatan tinggi, dan tidak ada varian baru maka kasus aktif Covid-19 di Indonesia diprediksi tetap landai bahkan menurun hingga awal tahun depan. Namun skenario ini tereliminasi karena saat ini sudah muncul varian baru Omicron dan kekebalan kelompok dipastikan belum terbentuk pada Desember 2021.

Sementara skenario kedua yang menunjukkan potensi peningkatan kasus aktif dengan puncak sekitar 70 ribu kasus dengan kondisi kekebalan kelompok belum terbentuk, mobilitas penduduk tinggi, dan kepatuhan protokol kesehatan cukup baik di masyarakat. "Kekebalan kelompok belum terbentuk karena melihat data sekarang Desember pun masih belum terkejar untuk 70 persen jadi kekebalan kelompok belum ada, mobilitas tinggi, tapi kepatuhan protokol kesehatan cukup baik, mangkanya dia naik tapi puncak kasusnya sekitar 70 ribu kasus saja," kata Dewi, Senin (29/11).

Skenario ketiga yaitu jika kekebalan kelompok belum terbentuk, mobilitas tinggi, kepatuhan terhadap protokol kesehatan rendah maka puncak kasus gelombang ketiga diprediksi sekitar 260 ribu kasus. Perbandingan prediksi angka puncak kasus gelombang ketiga dengan skenario kedua dan skenario ketiga terpaut cukup jauh yaitu hampir 200 ribu kasus dengan yang membedakan adalah tingkat kepatuhan protokol kesehatan.

Oleh karena itu Dewi menekankan agar masyarakat tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan agar tidak terjadi kenaikan jumlah kasus yang signifikan. Sementara skenario terburuk adalah apabila kekebalan kelompok belum terbentuk, mobilitas masyarakat tinggi, kepatuhan protokol kesehatan rendah, dan ada varian baru di Indonesia yang tingkat infeksinya 40 persen hingga 50 persen lebih menular dari yang sudah ada sebelumnya.

Skenario terburuk tersebut diprediksi akan meningkatkan kasus aktif hingga 400 ribu pada puncaknya. Dewi menerangkan potensi puncak kasus aktif apabila terjadi gelombang ketiga diprediksi akan tetap lebih rendah dibandingkan dengan lonjakan kasus pada pertengahan tahun 2021. Hal itu dikarenakan makin meluasnya cakupan vaksinasi Covid-19 di masyarakat saat ini dibandingkan pada tengah tahun lalu.



Berita Terkait
  • Omicron, Arab Saudi Tutup 14 Penerbangan Negara Afrika
  • WHO: Belum Ada Bukti Varian Omicron Lebih Menular
  • WHO Pastikan Tes PCR Bisa Deteksi Varian Omicron
Berita Lainnya
  • Mendikbudristek: Pendidikan dan Ekonomi Saling Melengkapi
  • Gairah Kendaraan Listrik Diperkirakan Terlihat Mulai 2022

Kenaikan Kasus Aktif Gelombang Ketiga Bisa Capai 400 Ribu

Kenaikan Kasus Aktif Gelombang Ketiga Bisa Capai 400 Ribu

Kenaikan Kasus Aktif Gelombang Ketiga Bisa Capai 400 Ribu

Kenaikan Kasus Aktif Gelombang Ketiga Bisa Capai 400 Ribu

Kenaikan Kasus Aktif Gelombang Ketiga Bisa Capai 400 Ribu

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya