0
Thumbs Up
Thumbs Down

Ketika Pesepakbola Profesional Indonesia Main Tarkam Supaya Dapur Tetap Ngebul

okezone
okezone - Tue, 01 Dec 2020 21:49
Dilihat: 61
Ketika Pesepakbola Profesional Indonesia Main Tarkam Supaya Dapur Tetap Ngebul

JAKARTA - Sejumlah pesepakbola profesional Indonesia seperti Saddil Ramdani (Bhayangkara Solo FC) dan Bayu Gatra (PSM Makassar) menjadi sorotan beberapa waktu belakangan. Mereka disorot karena terlihat hadir di turnamen sepakbola antarkampung atau biasa disebut Tarkam.

Ada yang melumrahkan tapi tak sedikit yang mengecam, bahkan caci maki terhadap dua pemain tersebut begitu mudahnya tertulis dalam lembaran beranda media sosial. Secara etik bermain tarkam memang tak pantas apalagi bagi seorang pemain profesional yang terikat klub.

(Saddil Ramdani saat berlatih bersama Timnas Indonesia)

Pemain profesional mendapat gaji yang pantas dari klub yang menaunginya, tentu memiliki kesepakatan-kesepakatan yang tak boleh dilanggar, seolah burung yang terjerat sangkar.

Namun, ada saja yang bisa lolos dan bermain sesuka hatinya termasuk tarkam. Untuk mengakalinya tarkam dianggap seolah wadah menjaga kebugaran. Padahal, bermain tarkam sangat rentan terkena cedera, yang tak sedikit membuat pemain harus menepi sangat lama bahkan permanen.

Faktor lapangan yang tak sesuai standar, potensi kericuhan usai pertandingan, hingga tak ada jaminan kesehatan apabila terkena cedera, mengintai para pemain setiap berlaga tarkam.

Kita pasti sepakat bahwa tarkam sangat "diharamkan" bagi para pemain profesional, tapi kita juga harus menyadari hingga batas tertentu untuk mewajarkan tarkam dalam kondisi yang tak ideal dan sangat terdesak seperti saat ini, saat liga resmi vakum terpenjara pandemi Covid-19.

Kompetisi Ditangguhkan sejak Maret 2020

Liga Indonesia saat ini memang tengah ditangguhkan akibat pandemi COVID-19 sejak Maret, saat itu kompetisi baru berjalan tiga pertandingan.

PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (selaku operator kompetisi) masih mencari formula agar kompetisi bisa bergulir di tengah pandemi. Mulanya kompetisi dijadwalkan berlanjut pada 1 Oktober. Akan tetapi, beberapa hari jelang Kickoff, PSSI harus kembali menunda karena tak mendapat izin dari kepolisian.

PSSI, PT LIB, dan seluruh perwakilan klub lantas menggelar pertemuan membahas bagaimana nasib kompetisi ini. Seluruh klub sepakat untuk tetap melanjutkan dan berharap federasi memberikan jalan terbaik.

PSSI dan PT LIB lantas menelurkan tiga opsi yakni liga digelar 1 November, apabila masih belum mendapat izin kompetisi dimundurkan sebulan. Opsi lainnya dilanjutkan pada Januari dengan format dua wilayah.

Dari seluruh opsi tersebut tak ada yang bisa dikerjakan karena tetap: polisi tak memberikan izin penyelenggaraan dengan alasan kurva penularan masih tinggi dan ada Pilkada.


Dalam rencana terbaru, PSSI dan PT LIB mewacanakan liga digelar pada Februari, tetapi pertanyaannya siapa yang bisa menjamin pandemi telah teratasi pada awal tahun depan meski mereka --bahkan pemerintah-- selalu mengagung-agungkan "penerapan protokol kesehatan yang ketat".

Sumber: okezone

Ketika Pesepakbola Profesional Indonesia Main Tarkam Supaya Dapur Tetap Ngebul

Ketika Pesepakbola Profesional Indonesia Main Tarkam Supaya Dapur Tetap Ngebul

Ketika Pesepakbola Profesional Indonesia Main Tarkam Supaya Dapur Tetap Ngebul

Ketika Pesepakbola Profesional Indonesia Main Tarkam Supaya Dapur Tetap Ngebul

Ketika Pesepakbola Profesional Indonesia Main Tarkam Supaya Dapur Tetap Ngebul

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya