0
Thumbs Up
Thumbs Down

Ketua IPW Desak Kapolri Turunkan Propram Periksa Kombes Iqbal Alqudusy

Republika Online
Republika Online - Fri, 28 Jan 2022 09:35
Dilihat: 60
Ketua IPW Desak Kapolri Turunkan Propram Periksa Kombes Iqbal Alqudusy

JAKARTA -- Indonesia Police Watch (IPW) mendesak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memeriksa Kabid Humas Polda Jawa Tengah (Jateng) Kombes Iqbal Alqudusy yang membuka ke publik informasi berita acara pemeriksaan (BAP) korban pemerkosaan R di Kabupaten Boyolali, Provinsi Jateng. Padahal, penanganan hukum berupa penyelidikan dan proses pemeriksaan kasus pemerkosaan masih berjalan.

"Dengan mencuatnya isi BAP sebagai sumber berita akan mengganggu proses penyidikan dan pengembangan kepada diduga pelaku tindak pidana. Apalagi, keterangan yang diberikan berakibat menimbulkan kontroversi di tengah masyarakat," ujar Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso dalam siaran persnya di Jakarta, Kamis (27/1/2022).

Sugeng menilai, tindakan Kombes Iqbal menyebar informasi keterangan dalam BAP tersebut merupakan tindakan unprofesional dan unprosedural. Hal itu sangat menyakitkan perasaan korban R sebagai masyarakat yang mengadu pada polisi. Dalam pernyataannya, sambung dia, Iqbal menyatakan, penyidik telah memeriksa pelapor R. Disebutkan, dalam BAP yang bersangkutan mengakui mengarang cerita adanya pemerkosaan.

Termasuk menyampaikan hasil dari visum yang tidak ada tanda-tanda kekerasan di kemaluan si korban. Kemudian, juga fakta dari CCTV, baik itu di hotel maupun di luar hotel yang mengindikasikan bahwa yang bersangkutan itu sudah sangat mengenal kepada laki-laki yang dilaporkan sebagai tersangka pemerkosaan.

Menurut Sugeng, keterangan dalam BAP dalam proses penyelidikan adalah informasi yg bersifat tertutup. Apalagi terkait dengan kasus kesusilaan, terdapat kewajiban bagi polisi menyimpan rahasia terkait dengan tugas dalam jabatannya. Bahkan, sambung dia, pernyataan Kombes Iqbal itu dibantah oleh pelapor korban R sehingga menimbulkan kegaduhan.

Kemudian, Sugeng menambahkan, keterangan Kombes Iqbal itu bisa berakibat menghambat dan menghalangi penyidikan. Pasalnya, dengan adanya keterangan pers tersebut ada potensi besar terlapor GWS akan mudah membantah dan berkelit setelah mengetahui keterangan pers yang berpihak pada terlapor.

Sementara saat pernyataan pers ini dirilis terlapor belum diperiksa. "Hal ini, dapat dinilai bahwa polisi telah berpihak pada terlapor sementara dalam kode etik profesi kepolisian terdapat larangan keberpihakan pada pihak-pihak yang berperkara," tutur Sugeng.

Selain itu, sambung dia, kasus laporan pemerkosaan korban R masih dalam pendalaman pada tahap penyelidikan. Artinya masih ada saksi saksi dan terlapor yg harus diperiksa. Sehingga dengan adanya pernyataan pers ini seakan-akan Polda Jateng telah menyimpulkan bahwa perkara pemerkosaan korban R adalah tidak benar.

"Bahwa hak informasi atas hasil penyelidikan harus disampaikan pada pelapor atau korban melalui SP2HP. Sementara SP2HP tersebut belum diterbitkan, namun Polda Jateng sudah menyampaikan kepada publik lebih dahulu," terang Sugeng.

Dengan sejumlah alasan itu, IPW melihat adanya pelanggaran terhadap Peraturan Disiplin Polri dalam Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 2002 dan juga pelanggaran etika yang diatur dalam Perkap Nomor 14 Tahun 2011. Oleh karena itu, IPW mendesak Jenderal Listyo segera menurunkan Divisi Propam Polri untuk memeriksa Kombes Iqbal. Dirreskrimum Polda Jateng Kombes Djuhandani, dan termasuk Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi.


"Agar kepercayaan publik yang sedang dibangun oleh Polri dapat terwujud," ucap Sugeng menyarankan.

Berita Terkait
  • Ratusan Personil Polda Jateng Tes Antigen
  • Wujudkan Zero Knalpot Brong, Polda Jateng Tindak 7.405 Kendaraan
  • Polda Jateng Gelar Vaksinasi Booster di Arena CFD
Berita Lainnya
  • Ketua IPW Desak Kapolri Turunkan Propram Periksa Kombes Iqbal Alqudusy
  • Pakar Sarankan Dua Investasi Ini yang Tumbuh Positif dan Menarik di 2022

Ketua IPW Desak Kapolri Turunkan Propram Periksa Kombes Iqbal Alqudusy

Ketua IPW Desak Kapolri Turunkan Propram Periksa Kombes Iqbal Alqudusy

Ketua IPW Desak Kapolri Turunkan Propram Periksa Kombes Iqbal Alqudusy

Ketua IPW Desak Kapolri Turunkan Propram Periksa Kombes Iqbal Alqudusy

Ketua IPW Desak Kapolri Turunkan Propram Periksa Kombes Iqbal Alqudusy

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya