0
Thumbs Up
Thumbs Down

Ketua KPK : Korupsi Masih Terjadi karena Hukumannya Rendah

okezone
okezone - Tue, 20 Oct 2020 17:37
Dilihat: 51
Ketua KPK : Korupsi Masih Terjadi karena Hukumannya Rendah

JAKARTA - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri mengungkapkan beberapa alasan masih terjadinya praktik korupsi di Indonesia. Salah satunya yakni karena ringannya hukuman yang didapatkan para koruptor usai melakukan tindak pidana korupsi.

"Orang melakukan korupsi karena ancaman hukumannya bahkan vonisnya rendah," ujar Firli Bahuri dalam webinar Nasional Pilkada Berintegritas 2020 di Jakarta, Selasa (20/10).

Selain hukumannya yang rendah, alasan masih adanya korupsi di Indonesia karena adanya keserakahan, kesempatan, dan kebutuhan. Bahkan, korupsi juga dapat terjadi karena sistem yang tidak berjalan maksimal.

Karena itu, Firli mewanti-wanti calon kepala daerah agar dapat mencari kelemahan dan memperbaiki sistem yang berada di pemerintahan.

"Silakan nanti para cakada (calon kepala daerah-red) dilihat-lihat, kira-kira sistem mana yang lemah, buruk, dan gagal. Dikoreksi sehingga ketika duduk sebagai kepala daerah sudah tahu mau berbuat apa," katanya.

Tidak hanya itu, alasan masih adanya korupsi karena kurangnya integritas. Karena menurutnya dalam sebuah teori menyebutkan, korupsi terjadi karena adanya kekuasaan dan disertai kurangnya integritas.

"Jadi selain perbaikan sistem juga perlu ada perbaikan integritas supaya tidak melakukan korupsi," katanya.

Ia juga menegaskan beberapa pihak yang terjerat korupsi di antaranya karena termakan janji-janji politik saat mencalonkan diri, termasuk kepala daerah.


Korupsi, lanjut Firli, menjadi perhatian serius bukan hanya merugikan keuangan negara, tapi juga merugikan perekonomian negara.

Sumber: okezone

Ketua KPK : Korupsi Masih Terjadi karena Hukumannya Rendah

Ketua KPK : Korupsi Masih Terjadi karena Hukumannya Rendah

Ketua KPK : Korupsi Masih Terjadi karena Hukumannya Rendah

Ketua KPK : Korupsi Masih Terjadi karena Hukumannya Rendah

Ketua KPK : Korupsi Masih Terjadi karena Hukumannya Rendah

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya