0
Thumbs Up
Thumbs Down

Ketut Cita Siap Pertajam Catatan Lari 800 Meter

Nusabali
Nusabali - Thu, 21 Jan 2021 08:55
Dilihat: 54
Ketut Cita Siap Pertajam Catatan Lari 800 Meter
Sebab latihan pada tahun 2020 belum maksimal akibat pandemi Covid-19. Karena itulah, Ketut Cita siap menebusnya dan mempertajam catatan waktu pada 2021.

"Kami akui pada tahun 2020 latihan sangat jarang. Semua itu karena sibuk menyelesaikan pekerjaan dikantor. Jadi latihannya sangat kurang," kata Ni Ketut Cita, Rabu (20/1).

Menurut Ketut Cita, latihan itu juga menyesuaikan kondisi cuaca, sebab pada akhir Desember hingga Januari ini sering turun hujan, yang menggangu program latihan. Karena itu, latihan sebatas menjaga fisik agar tetap bugar.

Ketut Cita berharap agar kondisi normal kembali dan dapat beraktivitas secara normal dan latihannya juga bisa maksimal. Apalagi PON XX/2021 di Papua nanti dijadwalkan pada 2-15 Oktober 2021 atau kurang 10 bulan lagi.

"Kalau saat hujan dan musim pandemi Covid-19 ini latihan tidak teratur. Tapi secara perlahan porsi latihan sudah ditingkatkan," tegas Ni Ketut Cita, yang kini tinggal di Desa Baktiseraga, Buleleng itu.

Diakui Ketut Cita, bahwa tahun sebelumnya benar-benar istirahat tanpa latihan. Karena itu pada Februari nanti dapat fokus menjalankan semua program pelatih. Sebab Ketut Cita juga sangat ingin meningkatkan kecepatan lari hingga enam detik pada PON Papua nanti.

Menurut Ketut Cita, catatan waktu terbaiknya saat ini dua menit 16 detik. Sedangkan catatan waktu terbaik di nomor lari 800 meter, dua menit 10 detik. Jadi masih ada selisih waktu enam detik dengan pemegang rekor, yakni dua menit 10 detik yang dipegang atlet Pelatnas.

Saat Pra PON atler Pelatnas tidak ambil bagian karena sudah meraih tiket PON lebih awal. Sedangkan saat Pra PON Ni Ketut Cita berhasil meraih medali emas, meski Pra PON sebatas per wilayah. Apalagi ada beberapa atlet level atas telah lolos PON lebih dulu, karena punya limit catatan waktu.

"Perbedaan selisih 6 detik harus kami kejar," kata Ni Ketut Cita, anak dari pasangan Ketut Sumatra dengan Ni Wayan Widi Asih.

Menurutnya, pesaingnya nanti dari DKI Jakarta, Jawa Tengah, NTB, dan Sumatera Utara, serta atlet Pelatnas. Makanya, jika ingin meraih medali di PON, minimal catatan waktunya harus dua menit 10 detik.

"Di nomor lari 800 meter putri, ada yang mencatatkan waktu dua menit 11 detik, dan dua menit 9 detik. Jadi catatan waktu yang dijadikan tolak ukur," tutur atlet kelahiran Pemuteran 31 Desember 1991 itu.*dek
Sumber: Nusabali

Ketut Cita Siap Pertajam Catatan Lari 800 Meter

Ketut Cita Siap Pertajam Catatan Lari 800 Meter

Ketut Cita Siap Pertajam Catatan Lari 800 Meter

Ketut Cita Siap Pertajam Catatan Lari 800 Meter

Ketut Cita Siap Pertajam Catatan Lari 800 Meter

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya