0
Thumbs Up
Thumbs Down

Khofifah Instruksikan Mengheningkan Cipta di Hari Santri

Republika Online
Republika Online - Tue, 22 Oct 2019 00:55
Dilihat: 22
Khofifah Instruksikan Mengheningkan Cipta di Hari Santri

SURABAYA -- Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menginstruksikan ke masyarakat setempat agar mengheningkan cipta selama 60 detik pada Selasa (22/10). Hening cipta dilakukan pukul 08.00 WIB sampai selesai, dalam rangka memperingati Hari Santri.

"Mari mengheningkan cipta dan doa bersama untuk para syuhada dan pahlawan yang telah gugur berjuang mempertahankan kemerdekaan RI," ujarnya kepada wartawan di Surabaya, Senin.

Instruksi tersebut juga tertuang pada Surat Edaran Nomor : 003.3/78/033/2019 tentang Hari Santri di Provinsi Jawa Timur yang diterbitkan pada 18 Oktober 2019. Surat edaran sudah disebarkan ke jajaran Forkopimda Jatim, Bupati/ Wali Kota se-Jatim, kepala OPD Jatim, kepala kanwil, Dirut BUMN/BUMD, pimpinan perusahaan, tokoh agama, tokoh masyarakat, pimpinan organisasi masyarakat dan segenap warga Jatim.

Pada surat edaran tersebut dicantumkan bahwa mengheningkan cipta serentak dilakukan pada Selasa pagi, sekaligus diharapkan memanjatkan doa untuk keselamatan bangsa. Doa bersama, kata dia, digelar di pesantren dilaksanakan bertepatan dengan diumumkannya fatwa resolusi jihad oleh KH Hasyim Asyari yang menyerukan kepada masyarakat bahwa mempertahankan kemerdekaan bangsa merupakan fardhu ain (wajib bagi setiap individu).

"Mengheningkan cipta dilakukan seretak di sekolah, kantor-kantor pemerintahan, kantor swasta, pasar dan seluruh tempat yang ada di Jatim, termasuk pondok pesantren dan juga tempat pendidikan," ucapnya.

Gubernur perempuan pertama di Jatim itu menginginkan Hari Santri tidak hanya diperingati oleh para santri, tapi seluruh masyarakat dengan cara berdoa untuk para syuhada yang ikut berjuang mempertahankan NKRI. "Semoga seluruh masyarakat bisa memaknai Hari Santri sebagai momen memperkuat jiwa juang dan kepahlawanan disertai doa untuk syuhada, pahlawan dan keselamatan bangsa," katanya.

Sesuai Kepres Nomor 22 Tahun 2015 tentang Hari Santri telah ditetapkan pada setiap 22 Oktober sebagai Hari Santri.


Berita Terkait
  • Hari Santri, Gubernur Khofifah Ajak Masyarakat Jatim Doa Bersama
  • Komaruddin Hidayat: Pesantren Ciptakan Keberagaman Moderat
  • Ribuan Santri Bershalawat di Malam Puncak Hari Santri
Berita Lainnya
  • Pimpinan MPR Temui JK
  • Kegentingan Setelah UU KPK Versi Revisi Berlaku Hari Ini

Khofifah Instruksikan Mengheningkan Cipta di Hari Santri

Khofifah Instruksikan Mengheningkan Cipta di Hari Santri

Khofifah Instruksikan Mengheningkan Cipta di Hari Santri

Khofifah Instruksikan Mengheningkan Cipta di Hari Santri

Khofifah Instruksikan Mengheningkan Cipta di Hari Santri

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya