0
Thumbs Up
Thumbs Down

Kisah Tulisan yang Hilang dari Gigi Palsu Perdana Menteri Jepang

okezone
okezone - Sat, 21 Sep 2019 08:01
Dilihat: 34
Kisah Tulisan yang Hilang dari Gigi Palsu Perdana Menteri Jepang

SETELAH dijatuhkannya bom atom di Kota Hiroshima dan Nagasaki, Jepang secara resmi menyerah tanpa syarat, mengakhiri Perang Dunia II. Dengan berakhirnya konflik yang menelan jutaan nyawa manusia itu, pengadilan terhadap pihak-pihak yang bertanggungjawab, dan para pelaku kejahatan perang pun dimulai, termasuk terhadap pemerintah Jepang.

Pemimpin Jepang selama perang, Perdana Menteri Hideki Tojo dihadapkan ke pengadilan militer untuk mempertanggungjawabkan apa yang diperbuat negaranya di bawah perintahnya. Namun, sebelum pengadilan dimulai, PM Tojo menghadapi sebuah masalah yang cukup mengganggu.

Giginya tidak dalam kondisi yang buruk sehingga tidak bisa digunakan dengan baik, yang berarti dia tidak akan dapat berbicara di persidangan. Tojo menyatakan keinginan untuk dapat berbicara atas namanya sendiri selama persidangan, dan karena itu dia akan memerlukan gigi palsu.

Jack Mallory dan George Foster memeriksa gigi Perdana Menteri Jepang, Hideki Tojo.

Dilansir Vintage News, Jack Mallory, seorang petugas pembuatan gigi palsu untuk Angkatan Laut Amerika Serikat yang telah ditempatkan di rumah sakit terdekat di Tokyo, dan akan dikirim untuk memeriksa mulut Tojo. Bersama dengan dokter giginya, George Foster, Mallory ikut melakukan pemeriksaan terhadap sang PM dan memperkirakan tindakan yang tepat mengenai apa yang dia butuhkan.

Mengetahui dirinya tidak akan hidup lama setelah persidangan karena menghadapi eksekusi mati, Tojo hanya menginginkan gigi palsu untuk deretan atas giginya, alih-alih set gigi palsu lengkap. Yang dia inginkan hanyalah menyampaikan apa yang ingin pemikirannya pada persidangan.


Ketika Jack dan George bekerja membuat gigi palsu itu, Mallory berpikir untuk membuat beberapa perubahan pada karyanya. Dia ingin mengebor kata-kata "Remember Pearl Harbor" (Ingatlah Pearl Harbor) di bagian dalam gigi, tetapi dia tahu bahwa jika ketahuan dia akan segera diseret ke pengadilan militer. Jadi, dia memilih untuk mengambil rute yang lebih samar, dengan menggunakan kode Morse.

Sumber: okezone

Kisah Tulisan yang Hilang dari Gigi Palsu Perdana Menteri Jepang

Kisah Tulisan yang Hilang dari Gigi Palsu Perdana Menteri Jepang

Kisah Tulisan yang Hilang dari Gigi Palsu Perdana Menteri Jepang

Kisah Tulisan yang Hilang dari Gigi Palsu Perdana Menteri Jepang

Kisah Tulisan yang Hilang dari Gigi Palsu Perdana Menteri Jepang

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya