0
Thumbs Up
Thumbs Down

KKP Lanjutkan Program Mitigasi Bencana dan Adaptasi Perubahan Iklim

Republika Online
Republika Online - Sat, 15 Jan 2022 11:46
Dilihat: 73
KKP Lanjutkan Program Mitigasi Bencana dan Adaptasi Perubahan Iklim

JAKARTA--Untuk menekan risiko dan meningkatkan ketangguhan kawasan pesisir terhadap bencana dan dampak perubahan iklim, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (Ditjen PRL) menyiapkan sejumlah program bantuan sarana dan prasarana vegetasi pantai dan Pengembangan Kawasan Pesisir Tangguh (PKPT).

Plt. Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut Pamuji Lestari menjelaskan, masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil sangat rentan terhadap dampak perubahan lingkungan, bencana dan perubahan iklim.

Tingkat perekonomian masyarakat yang masih rendah, masih maraknya aktivitas pemanfaatan sumber daya dengan cara yang merusak lingkungan, rendahnya kualitas infrastruktur dan kemandirian masyarakat juga turut mempengaruhi kerentanan tersebut.

"Pembangunan sarana dan prasarana pelindung pantai berupa vegetasi pantai selain dapat memberikan manfaat bagi lingkungan serta mengurangi risiko bencana dan dampak perubahan iklim juga dapat memberikan manfaat ekonomi kepada masyarakat melalui padat karya dengan melibatkan hampir 60 tenaga kerja sebanyak 1.200 HOK," katanya dalam keterangan resmi, Jumat (14/1/2022).

Tari juga menambahkan, program pembangunan sarana dan prasarana vegetasi pantai juga dilakukan untuk mendukung salah satu program KKP yakni pengembangan perikanan budidaya.

Sementara itu, Direktur Pendayagunaan Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil, Muhammad Yusuf menyebutkan pada tahun 2022 pembangunan sarana dan prasarana vegetasi pantai akan dilakukan di dua lokasi, yaitu Kabupaten Kebumen, Provinsi Jawa Tengah dan Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur dengan target luasan 10 hektare.

Menurut Yusuf, Kebumen dipilih untuk mendukung kegiatan pengembangan budidaya udang atau shrimp estate yang merupakan salah satu program prioritas KKP.

Ia menjelaskan, upaya meningkatkan ketangguhan juga dilakukan melalui program Pengembangan Kawasan Pesisir Tangguh (PKPT) yang dilaksanakan secara berkelanjutan selama tiga tahun. "Tahun 2022 adalah tahun ketiga implementasi PKPT di dua lokasi yaitu Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat dan Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara. Tentu kami berharap tahun ini kedua kawasan tersebut dapat meningkat ketangguhannya terhadap risiko bencana dan dampak perubahan iklim, setelah dilakukan intervensi sejak tahun 2020," ujarnya.

Menurut Yusuf, program PKPT difokuskan pada tiga hal. Pertama, peningkatan kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana dan dampak perubahan iklim di kawasan pesisir melalui pembangunan sarana dan prasarana. Kedua, peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan dan peran serta perempuan dalam proses pengambilan keputusan secara partisipatif. Ketiga, pengembangan kelembagaan masyarakat.

Selain pembangunan sarana dan prasarana yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di lokasi kawasan sesuai dengan Juknis PKPT, masing-masing kawasan diharapkan telah memiliki dasar yang cukup, baik dalam bentuk kebijakan, dokumen perencanaan, dan sumber daya manusia dalam menghadapi dampak perubahan lingkungan, risiko bencana dan dampak perubahan iklim.


Berita Terkait
  • Kota Terpencil AustraliaCatat Rekor Suhu Terpanas 50,7 Derajat Celsius
  • Tahun 2021 Catat Suhu Terpanas Kelima Sepanjang Sejarah
  • Infografis Ketidakpastian Iklim Mengancam Dunia
Berita Lainnya
  • KKP Lanjutkan Program Mitigasi Bencana dan Adaptasi Perubahan Iklim
  • David Alaba Absen Bela Rea Madrid di Final Piala Super Spanyol

KKP Lanjutkan Program Mitigasi Bencana dan Adaptasi Perubahan Iklim

KKP Lanjutkan Program Mitigasi Bencana dan Adaptasi Perubahan Iklim

KKP Lanjutkan Program Mitigasi Bencana dan Adaptasi Perubahan Iklim

KKP Lanjutkan Program Mitigasi Bencana dan Adaptasi Perubahan Iklim

KKP Lanjutkan Program Mitigasi Bencana dan Adaptasi Perubahan Iklim

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya