0
Thumbs Up
Thumbs Down

Klungkung Gelar Sosialisasi Cegah Tangkal Radikalisme

Nusabali
Nusabali - Thu, 05 Dec 2019 07:56
Dilihat: 30
Klungkung Gelar Sosialisasi Cegah Tangkal RadikalismeSEMARAPURA,
Kegiatan yang menyasar lurah, perbekel dan tokoh masyarakat se-Kebaupaten Klungkung ini, dibuka oleh Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta, hadir Wakil Bupati Made Kasta, Kapolres Klungkung AKBP I Komang Sudana yang sekaligus sebagai narasumber.

Bupati Suwirta mengatakan, radikalisme merupakan suatu sikap yang mendambakan perubahan secara total dengan menjungkirbalikkan nilai-nilai yang ada, lewat kekerasan dan aksi yang ekstrem. Ciri-cirinya adalah tidak mau menghargai pendapat dan keyakinan orang lain, selalu merasa benar, serta cenderung menggunakan cara-cara kekerasan untuk mencapai tujuan.

Bupati Suwirta juga menyampaikan bahwa Klungkung menjadi satu- satunya kabupaten di Bali yang mendapat penghargaan layak HAM sebanyak 6 kali berturut- turut. Hal itu berkat komitmen Pemkab Klungkung mewujudkan keadilan bagi seluruh umat beragama dan spirit Gema Santi sehingga terwujud toleransi antarumat beragama.

Namun pihaknya mengajak semua pihak untuk tetap waspada ditengah perkembangan pariwisata dan teknologi dimana akan hadir para pendatang dengan membawa ajaran dan ideologinya. Para perbekel dan lurah harus senantiasa mengantisipasi lingkungannya serta harus sensitif melihat situasi yang ada. Hasil pertemuan hari ini supaya disosialisaikan didesa dan wilayah masing masing. "Selaku prangkat desa harus sensitif dan mengantisipasi setiap perkembangan yang terjadi di wilayah masing-masing. Kuatkan adat dan budaya dan kuatkan toleransi antar umat sehingga akan terjalin komunikasi yang baik pula dalam menangakal radikalisme," ujar Bupati Suwirta.

Sementara itu Kapolres Klungkung AKBP Sudana mengatakan, intolerasi bisa terjadi jika membesar besarkan perbedaan dan memunculkan fanatisme berlebihan. Keamanan perlu di jaga untuk meningkatkan investasi ditengah perkembangan pariwisata. Masyarakat supaya bersama-sama menjaga persatuan dengan tidak menjadikan perbedaan sebagai timbulnya intoleransi. "Perbedaan memang diciptakan untuk membuat kita saling menghargai dan menerima perbedaan satu sama lain baik dari segi adat, budaya dan agama. Saya selaku Kapolres Klungkung menyampaikan kepada para Kepala Desa, lurah atau camat selaku ujung tombak agar membina warganya serta mengajak untuk bersama-sama menjaga keamanan dan kenyamanan di desanya dengan mendata dan mengetahui latar belakang para pendatang," ujarnya.

Jika menemukan pihak-pihak yang berpotensi menimbulkan konflik agar sesegera mungkin koordinasikan dengan Babinkamtibmas ataupun Babinsa yang ada di desanya guna mendapat tindak lanjut dari pihak terkait. Kapolres Klungkung juga mengingatkan masyarakat supaya lebih cerdas dalam menggunakan media sosial. Karena seiring berkembangnya teknologi segala jenis informasi dapat disajikan langsung melalui internet sehingga banyak pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab memanfaatkan itu sebagai alat menyebarkan berita-berita Hoax maupun isu sara yang menimbulkan perpecahan. *wan
Sumber: Nusabali

Klungkung Gelar Sosialisasi Cegah Tangkal Radikalisme

Klungkung Gelar Sosialisasi Cegah Tangkal Radikalisme

Klungkung Gelar Sosialisasi Cegah Tangkal Radikalisme

Klungkung Gelar Sosialisasi Cegah Tangkal Radikalisme

Klungkung Gelar Sosialisasi Cegah Tangkal Radikalisme

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya