0
Thumbs Up
Thumbs Down

KNKT Temukan Petunjuk untuk Lanjutkan Investigasi Sriwijaya

Republika Online
Republika Online - Tue, 19 Jan 2021 11:38
Dilihat: 313
KNKT Temukan Petunjuk untuk Lanjutkan Investigasi Sriwijaya

JAKARTA -- Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menemukan petunjuk investigasi dari flight data recorder (FDR) pesawat Sriwijaya Air nomor registrasi PK-CLC. Saat ini KNKT sudah berhasil mengunduh data FDR dari pesawat yang jatuh pada 9 Januari 2021 dengan nomor penerbangan SJ 182 rute Jakarta-Pontianak.

"Dari data yang diperoleh, kami mendapatkan beberapa petunjuk untuk didalami lebih lanjut," kata Ketua Subkomite Investigasi Kecelakaan Penerbangan KNKT Nurcahyo Utomo di Jakarta, Selasa (19/1).

Nurcahyo menjelaskan, data tersebut diperlukan dalam melakukan investigasi kecelakaan pesawat tersebut. Meskipun begitu, Nurcahyo mengatakan belum bisa mempublikasikan data dari FDR pesawat tersebut.

"Data ini masih kami dalami lagi dan sampai saat ini belum bisa membagi atau mempublikasikan apa data dari FDR tersebut," jelas Nurcahyo.

Sebelumnya, Nurcahyo menjelaskan data yang sudah berhasil diunduh dari FDR tersebut totalnya sebanyak 370 parameter. Durasi data penerbangan yang didapatkan sebanyak 27 jam.

"27 jam ini atau 18 penerbangan termasuk penerbangan yang mengalami kecelakaan," tutur Nurcahyo.

Saat ini, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) dan tim gabungan masih melakukan operasi SAR. Selain mencari korban, Basarnas dan tim gabungan juga masih mencari satu kotak hitam lagi yakni cockpit voice recorder (CVR).

Sebelumnya, Basarnas sudah menetapkan rencana operasi SAR jatuhnya pesawat Sriwijaya Air nomor registrasi PK-CLC yang dilakukan hari ini (19/1). Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI (Purn) Bagus Puruhito mengatakan operasi SAR di area pencarian bawah laut oleh tim penyelam juga telah dipersempit.

Terkait pencarian memori CVR, Bagus mengatakan, saat ini tim penyelam masih melakukan pencarian secara manual atau konvensional. Bagus menuturkan, kondisi bawah laut banyak terdapat serpihan pesawat dan berlumpur dan arus bawah air.

"Para penyelam cukup kesulitan dan membutuhkan waktu relatif lama. Ya, karena dua pinger atau underwater locator beacon (ULB) CVR tersebut sudah terlepas dan telah ditemukan bersamaan dengan penemuan Flight Data Recorder (FDR). Sementara temuan terakhir tim penyelam merupakan casing atau bungkus CVR," jelas Bagus.


Berita Terkait
  • AS dan Singapura Ikut Investigasi Kecelakaan Sriwijaya Air
  • KNKT Harapkan CVR Pesawat Sriwijaya Air Segera Ditemukan
  • KNKT Berhasil Unduh Data FDR Pesawat Sriwijaya Air
Berita Lainnya
  • In Picture: Laga The Reds dan Setan Merah Berakhir Imbang
  • Kali Pertama, Roket Virgin Mencapai Orbit

KNKT Temukan Petunjuk untuk Lanjutkan Investigasi Sriwijaya

KNKT Temukan Petunjuk untuk Lanjutkan Investigasi Sriwijaya

KNKT Temukan Petunjuk untuk Lanjutkan Investigasi Sriwijaya

KNKT Temukan Petunjuk untuk Lanjutkan Investigasi Sriwijaya

KNKT Temukan Petunjuk untuk Lanjutkan Investigasi Sriwijaya

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya