0
Thumbs Up
Thumbs Down

Komnas HAM Ingatkan Jangan Ada Impunitas dalam Kasus Paniai

Republika Online
Republika Online - Fri, 05 Jun 2020 01:52
Dilihat: 38
Komnas HAM Ingatkan Jangan Ada Impunitas dalam Kasus Paniai

JAKARTA -- Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mengingatkan jangan sampai terjadi impunitas atas kasus pelanggaran HAM Paniai pada 2014 setelah berkas penyelidikan kasus itu dikembalikan Jaksa Agung lagi. Komnas HAM khawatir penyelidikan kasus Paniai akan berakhir seperti kasus-kasus pelanggaran HAM lain yang tidak ditindaklanjuti Kejaksaan Agung.

"Kalau ini berlangsung terus tanpa ada kepastian, ini berpotensi mengarah menjadi impunitas, sesuatu yang sangat diharamkan dalam prinsip norma HAM internasional," Kata anggota Komnas HAM Munafrizal Manan dalam konferensi daring, Kamis (4/6).

Komnas HAM menerima pengembalian berkas penyelidikan peristiwa pelanggaran HAM berat kasus Paniai 2014 untuk kedua kalinya dari Jaksa Agung pada tanggal 20 Mei 2020, sementara pengembalian berkas yang pertama pada tanggal 19 Maret 2020. Menurut Komnas HAM, pengembalian berkas penyelidikan yang kedua tergolong cepat dibanding kasus lain, serta argumentasinya mirip dengan argumentasi pada pengembalian berkas yang pertama.

"Tidak ada upaya penyelesaian menjadi utang keadilan negara hukum kita dan mencederai prinsip negara hukum kita," ujar Munafrizal.

Untuk itu, Komnas HAM meminta Presiden RI memerintahkan siapa pun yang terkait dengan kasus Paniai agar bersikap kooperatif dan semua dokumen berhubungan dengan kasus itu dibuka.

Presiden juga diminta menegaskan siapa pun yang mencoba menghalang-halangi proses hukum atas kasus Paniai akan ditindak secara hukum serta menentukan batas waktu apabila Kejaksaan Agung tidak melakukan penyidikan dan penuntutan, maka akan dibentuk tim penyidik dan penuntut independen sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2000 tentang Pengadilan HAM.

Selanjutnya, Presiden direkomendasikan memperkuat kewenangan Komnas HAM agar dapat melakukan penyidikan dan penuntutan atas kasus pelanggaran HAM sehingga kepastian hukum atas pengungkapan kebenaran dan penegakan keadilan dapat dilakukan.


Berita Terkait
  • Polri-Komnas HAM Diminta Usut Tertembaknya Dua Warga Poso
  • Sidang Jiwasraya, DPR Minta Kejakgung terus Dalami Kasus
  • Kejakgung Periksa 210 Saksi Selidiki Korupsi Dana Hibah KONI
Berita Lainnya
  • Sandi: Indonesia Harus Lakukan Inovasi Bidang Pangan
  • 17 dari 23 Kecamatan Kabupaten Bekasi Diklaim Bebas Covid-19

Komnas HAM Ingatkan Jangan Ada Impunitas dalam Kasus Paniai

Komnas HAM Ingatkan Jangan Ada Impunitas dalam Kasus Paniai

Komnas HAM Ingatkan Jangan Ada Impunitas dalam Kasus Paniai

Komnas HAM Ingatkan Jangan Ada Impunitas dalam Kasus Paniai

Komnas HAM Ingatkan Jangan Ada Impunitas dalam Kasus Paniai

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya