0
Thumbs Up
Thumbs Down

Konsentrasi Penuh Lebih diperlukan Saat Berkendara Saat Hujan

Garduoto
Garduoto - Wed, 25 Nov 2020 09:45
Dilihat: 67
Konsentrasi Penuh Lebih diperlukan Saat Berkendara Saat Hujan Saat memasuki musim hujan, pengemudi dituntut lebih waspada pada saat berkendara pada kondisi terjadinya hujan.

Terlebih lagi pada saat curah hujan yang turun tergolong deras hingga berkabut yang menyebabkan berkurangnya jarak pandang jalan.

Selain mengurangi jarak pandang, genangan air juga salah satu faktor yang wajib diwaspadai karena dapat menyebabkan waterplanning dimana kendaraan kehilangan grip terhadap permukaan jalan akibat kecepatan terlalu tinggi saat melewati genangan air.

Berbagai situasi tersebut kerap membuat pengemudi kesulitan untuk mengendalikan kendaraan meskipun mobil keluaran terbaru seperti Peugeot 3008 SUV dan 5008 SUV sudah dilengkapi dengan sistem keselamatan yang cukup lengkap.

Seperti adanya lampu kabut, komponen peredam kabut pada kaca mobil, hingga berbagai fitur keseleamatan lainnya.

"Fitur Advanced Grip Control yang dimiliki Peugeot SUV 3008 dan 5008 sangat berguna karena Indonesia memiliki kondisi jalan yang sangat beragam, termasuk saat hujan. Kondisi permukaan licin akibat hujan bisa diantisipasi fitur ini." tukas Samsudin, selaku National Technical Advisor dari Astra Peugeot.

Sementara untuk pandangan terhalang akibat guyuran hujan lebat serta kabut, memperlambat laju menjadi pilihan bijak. Langkah ini diambil agar kemampuan bereaksi terhadap kendaraan lain dimaksimalkan.

Adapun kecepatan rata-rata yang aman dan disarankan adalah sekitar antara 30 hingga 50 km/jam sesuai kondisi di lapangan.

Meskipun melaju dengan kecepatan rendah, laju mobil tetap harus terlihat oleh mobil lain terutama yang ada di sekitar. Pastikan lampu besar (headlamp) dan kabut (foglamp) dalam kondisi menyala, agar jarak pandang yang cuma puluhan meter bisa terlihat.

"Saat melaju di jalan, jangan menyalakan lampu Hazard, karena lampu ini hanya dipakai dalam keadaan darurat. Seperti mengalami kecelakaan lalu lintas atau dalam kondisi mogok." tukas Samsudin.

Hujan dan kondisi berkabut menyebabkan proses pengembunan terjadi di dalam dan di luar kaca. Maksimalkan fungsi wiper untuk menghilangkan embun di bagian luar kaca, serta nyalakan dan sesuaikan suhu AC agar kaca di bagian dalam tidak mengembun.

Sekali lagi konsentrasi tinggi dan tetap mengemudi aman mesti diutamakan agar sampai di tujuan dengan selamat.[Go/RES]


The post Konsentrasi Penuh Lebih diperlukan Saat Berkendara Saat Hujan appeared first on GarduOto.com.

Sumber: Garduoto

Konsentrasi Penuh Lebih diperlukan Saat Berkendara Saat Hujan

Konsentrasi Penuh Lebih diperlukan Saat Berkendara Saat Hujan

Konsentrasi Penuh Lebih diperlukan Saat Berkendara Saat Hujan

Konsentrasi Penuh Lebih diperlukan Saat Berkendara Saat Hujan

Konsentrasi Penuh Lebih diperlukan Saat Berkendara Saat Hujan

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya