0
Thumbs Up
Thumbs Down

Korban Banjir di Kalsel Dapat Bantuan Logistik dan Kesehatan

Republika Online
Republika Online - Sun, 16 Feb 2020 14:59
Dilihat: 23
Korban Banjir di Kalsel Dapat Bantuan Logistik dan Kesehatan

BALANGAN - Dampak banjir yang menerjang Kabupaten Balangan pada pekan lalu masih dirasakan warga. Aktivitas warga belum sepenuhnya kondusif. Mereka turut mengeluh karena tubuh terasa gatal-gatal dan munculnya penyakit lainnya akibat banjir.

Rangkaian pemberian bantuan tanggap darurat untuk warga terdampak banjir Balangan senantiasa diikhtiarkan. Senin (10/2), Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) - ACT Kalimantan Selatan memberikan logistik dan pelayanan kesehatan gratis untuk warga di Desa Matang Hanau, Kabupaten Balangan, yang mengungsi di posko pengungsian.

"Kami melakukan pelayanan kesehatan dan hasilnya warga banyak mengalami sakit perut, sakit kepala, dan gatal-gatal," kata Riadi dari tim MRI-ACT Kalimantan Selatan seperti dikutip laman resmi ACT.

Pemberian bantuan logistik dan layanan kesehatan juga menjangkau Desa Pimping Kecamatan Lampihong. Di sana, sejumlah rumah warga di tiga RT terendam air setinggi pinggang hingga leher orang dewasa.

"Ada 1 SD dan 1 TK yang diliburkan mulai dari Kamis (6/2) sampai sekarang karena air belum surut. Tak hanya itu, keadaannya pun sangat parah, di mana kursi dan meja berhamburan. Buku-buku pelajaran juga terendam air," imbuh Riadi.

Tak hanya itu, menurut warga, akses untuk keluar desa tidak bisa lagi dilewati oleh kendaraan roda dua kecuali pakai sampan kecil. Jika jalan kaki keluar, warga harus menempuh perjalanan 3 kilometer dengan ketinggian air sepinggang, bahkan ada yang seleher orang dewasa.

"Karena sulitnya akses dan keluar masuk desa ini, warga juga jadi sulit mendapatkan bahan pangan atau makanan siap santap. Pasokan pangan mereka mulai menipis dan mereka sangat membutuhkan pangan," kata Riadi.

Sebelumnya banjir melanda sebagian wilayah Kalimantan Selatan sejak Rabu (5/2) lalu. Kabupaten Tabalong menjadi wilayah terdampak paling parah akibat air Sungai Tabalong meluap. "Ketinggian air dari 40 sampai 150 sentimeter"kata Fuad Amin dari tim Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) - ACT Kalimantan Selatan.

Hingga Ahad lalu, banjir meluas ke Kabupaten Balangan dan Hulu Sungai Utara. Hal ini menyebabkan jumlah warga terdampak banjir terus bertambah. "Di Tabalong kemarin mencapai 500 kepala keluarga terdampak, sedangkan di Balangan ada sekitar 200 kepala keluarga," ujar Muhammad Riadi dari Tim Program ACT Kalsel.


Berita Terkait
  • Hujan Deras, Dua Tanggul di Cijawura Bandung Jebol
  • ACT Luncurkan Program Wakaf Air Minum
  • MRI-ACT Gelar Pelayanan Kesehatan di Maluku Tengah
Berita Lainnya
  • Thailand Temukan Enam Kasus Baru Virus Corona
  • Arena Bermain di IBF 2020 Bisa Tampung 400 Anak

Korban Banjir di Kalsel Dapat Bantuan Logistik dan Kesehatan

Korban Banjir di Kalsel Dapat Bantuan Logistik dan Kesehatan

Korban Banjir di Kalsel Dapat Bantuan Logistik dan Kesehatan

Korban Banjir di Kalsel Dapat Bantuan Logistik dan Kesehatan

Korban Banjir di Kalsel Dapat Bantuan Logistik dan Kesehatan

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya