0
Thumbs Up
Thumbs Down

KPK Prihatin Masih Ada Pejabat Negara Korupsi Dana Penanganan Pandemi

okezone
okezone - Fri, 28 Jan 2022 09:04
Dilihat: 55
KPK Prihatin Masih Ada Pejabat Negara Korupsi Dana Penanganan Pandemi

JAKARTA - Deputi Penindakan dan Eksekusi pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Karyoto mengaku prihatin masih ada pejabat negara yang nekat korupsi terkait dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Padahal, dana PEN tersebut dikucurkan oleh pemerintah dalam rangka pemulihan ekonomi rakyat akibat pandemi Covid-19.

"KPK prihatin bahwa pengajuan dana yang diperuntukkan bagi pemulihan ekonomi akibat pandemi covid-19 dikorupsi oleh pihak-pihak yang seharusnya justru bertanggung jawab dan menjadi aktor kunci untuk turut memulihkan ekonomi masyarakat," kata Karyoto di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (28/1/2022).

Lebih lanjut, Karyoto menekankan, dana PEN yang dikucurkan oleh pemerintah, nantinya juga harus betul-betul dimanfaatkan untuk memulihkan dan membangkitkan kondisi ekonomi rakyat yang sedang terpuruk akibat pandemi. KPK bakal mengawasi pengajuan hingga proses pendistribusian dana PEN ini.

"KPK mengimbau agar setiap pejabat publik ataupun penyelenggara negara harus turut memastikan pelaksanaan anggaran negara dimanfaatkan untuk kemakmuran rakyat dengan penuh tanggung jawab," pungkasnya.

Baca juga: Mantan Pramugari Cantik Siwi Widi Janji Bakal Kembalikan Rp648 Juta ke KPK

Diketahui sebelumnya, KPK menetapkan tiga penyelenggara negara sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait pengajuan pinjaman Dana Pemulihan Ekonomi Nasional Daerah (PEN) untuk Kabupaten Kolaka Timur Tahun 2021. Ketiga pejabat negara itu diduga telah kongkalikong terkait pengajuan dana PEN.

Baca juga: KPK Buka Peluang Jerat Eks Pramugari Cantik Siwi Widi dengan Pidana Pencucian Uang


Adapun, ketiga tersangka tersebut yakni, mantan Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), M Ardian Noervianto (MAN); mantan Bupati Kolaka Timur, Andi Merya Nur (AMN) serta Kadis Lingkungan Hidup Kabupaten Muna, Laode M Syukur Akbar (LMSA).

Sumber: okezone

KPK Prihatin Masih Ada Pejabat Negara Korupsi Dana Penanganan Pandemi

KPK Prihatin Masih Ada Pejabat Negara Korupsi Dana Penanganan Pandemi

KPK Prihatin Masih Ada Pejabat Negara Korupsi Dana Penanganan Pandemi

KPK Prihatin Masih Ada Pejabat Negara Korupsi Dana Penanganan Pandemi

KPK Prihatin Masih Ada Pejabat Negara Korupsi Dana Penanganan Pandemi

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya