0
Thumbs Up
Thumbs Down

KPPPA: Kekerasan terhadap Perempuan Pelanggaran HAM

Republika Online
Republika Online - Sat, 28 Nov 2020 08:31
Dilihat: 50
KPPPA: Kekerasan terhadap Perempuan Pelanggaran HAM

JAKARTA -- Deputi Perlindungan Hak Perempuan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Vennetia R Danes mengatakan kekerasan terhadap perempuan, termasuk kekerasan dalam rumah tangga, merupakan pelanggaran hak asasi manusia. "Kekerasan terhadap perempuan juga merupakan kejahatan terhadap martabat kemanusiaan dan diskriminasi yang harus dihapus," kata Vennetia dalam bincang media yang diadakan secara virtual diliput dari Jakarta, Jumat (27/11).

Vennetia mengatakan bebas dari ancaman, diskriminasi, dan kekerasan merupakan hak yang sangat penting untuk diwujudkan. Sebab, ha itu berhubungan dengan hak konstitusional lainnya, yaitu hak atas pelindungan dan hak atas keadilan.

Menurut Vennetia, negara dan masyarakat harus memberikan pelindungan kepada perempuan agar terhindar dan terbebas dari kekerasan atau ancaman kekerasan, penyiksaan, atau perlakuan yang merendahkan martabat kemanusiaan. "Negara menjamin hak setiap warga negara untuk mendapatkan rasa aman dan bebas dari segala bentuk kekerasan, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga," tuturnya.

Vennetia mengatakan kekerasan terhadap perempuan, termasuk kekerasan dalam rumah tangga, terjadi akibat ketimpangan atau ketidaksetaraan hubungan antara laki-laki dan perempuan. Ketimpangan tersebut berupa perbedaan kekuasaan, pengetahuan, status sosial ekonomi, atau keinginan salah satu pihak untuk menguasai pihak lainnya.

Untuk mewujudkan penghapusan kekerasan terhadap perempuan, Vennetia berharap pers dan media massa bisa ikut berperan. Apalagi, pada masyarakat yang demokratis, pers dianggap sebagai pilar keempat setelah eksekutif, yudikatif, dan legislatif.

"Bila dikelola dengan baik dalam bentuk partisipasi terkait isu-isu pencegahan dan penghapusan kekerasan berbasis gender, termasuk kekerasan terhadap perempuan, tentu media dan pers akan sangat berdampak besar," katanya.


Berita Terkait
  • Cyber Crime Terhadap Perempuan Meningkat Selama Pandemi
  • Menteri PPPA: Perempuan Berperan Jaga Stabilitas Ekonomi
  • 'Jangan Biarkan Perempuan Terjebak Pilihan Menikah-Karier'
Berita Lainnya
  • KPPPA: Kekerasan terhadap Perempuan Pelanggaran HAM
  • Jadwal La Liga Spanyol Akhir Pekan Ini

KPPPA: Kekerasan terhadap Perempuan Pelanggaran HAM

KPPPA: Kekerasan terhadap Perempuan Pelanggaran HAM

KPPPA: Kekerasan terhadap Perempuan Pelanggaran HAM

KPPPA: Kekerasan terhadap Perempuan Pelanggaran HAM

KPPPA: Kekerasan terhadap Perempuan Pelanggaran HAM

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya