0
Thumbs Up
Thumbs Down

Kuasa Hukum Imam Nahrawi akan All Out di Pembuktian

Republika Online
Republika Online - Fri, 14 Feb 2020 08:42
Dilihat: 32
Kuasa Hukum Imam Nahrawi akan All Out di Pembuktian

JAKARTA - Kuasa hukum mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi, Wa Ode Nur Zainab mengaku tak ada persiapan khusus yang disiapkan menghadapi sidang perdana kasus dugaan suap pengurusan dana Hibah KONI dan dugaan penerimaan gratifikasi yang menjerat kliennya. Pada Jumat (14/2), Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan membacakan dakwaan terhadap Imam Nahrawi di Pengadilan Negeri Tipikor Jakarta.

"Tidak ada persiapan khusus karena dakwaan itu kan pastinya versi JPU. Insya Allah kami akan all out di acara pembuktian. Untuk membuktikan dakwaan Jaksa itu tidak benar," tegasnya saat dihubungi Republika.co.id, Jumat (14/2).

Plt Jubir KPK Bidang Penindakan, Ali Fikri mengatakan, dalam dakwaan tentunya nanti akan disampaikan sesuai fakta dari pemeriksaan saksi di berkas perkara dan seluruhnya. Nantinya, Nahrawi akan dijerat dua pasal.

Pertama terkait penerimaan suap yang tertuang dalam pasal 12 huruf a jo. pasal 18 UU RI No. 31/1999 sebagaimanan telah diubah dengan UU RI No. 20/ 2001 jo pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP jo pasal 64 ayat (1) KUHP atau Kedua pasal 11 jo pasal 18 UU RI No. 31/1999 sebagaimanan telah diubah dengan UU RI No. 20/ 2001 jo pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP jo pasal 64 ayat (1) KUHP

Sementara dakwaan kedua adalah terkait penerimaan gratifikasi yang tertuang dalam pasal 12B ayat (1) jo pasal 18 UU RI No. 31/1999 sebagaimanan telah diubah dengan UU RI No. 20/ 2001 jo pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP jo pasal 65 ayat (1) KUHP.


KPK menetapkan Imam dan asisten pribadinya, Miftahul Ulum sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait dana hibah KONI dari Kemenpora Tahun Anggaran 2018. Imam diduga menerima Rp 26,5 miliar yang diduga merupakan commitment fee atas pengurusan proposal hibah yang diajukan oleh pihak KONI kepada Kemenpora TA 2018, penerimaan terkait Ketua Dewan Pengarah Satlak Prima dan penerimaan lain yang berhubungan dengan jabatan Imam selaku Menpora. Uang tersebut diduga digunakan untuk kepentingan pribadi Menpora dan pihak Iain yang terkait.

Berita Terkait
  • Sidang Dakwaan Imam Nahrawi Digelar Hari Ini
  • Nahrawi Disebut Terima Rp 400 Juta dari Satlak Prima
  • Imam Nahrawi akan Didakwa Suap dan Gratifikasi
Berita Lainnya
  • Thailand Temukan Enam Kasus Baru Virus Corona
  • Arena Bermain di IBF 2020 Bisa Tampung 400 Anak

Kuasa Hukum Imam Nahrawi akan All Out di Pembuktian

Kuasa Hukum Imam Nahrawi akan All Out di Pembuktian

Kuasa Hukum Imam Nahrawi akan All Out di Pembuktian

Kuasa Hukum Imam Nahrawi akan All Out di Pembuktian

Kuasa Hukum Imam Nahrawi akan All Out di Pembuktian

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya