0
Thumbs Up
Thumbs Down

Kudeta Militer Myanmar, 43 Anak-anak Dibunuh, Dipukul dan Ditembak

okezone
okezone - Fri, 02 Apr 2021 07:29
Dilihat: 64
Kudeta Militer Myanmar, 43 Anak-anak Dibunuh, Dipukul dan Ditembak

YANGON - Setidaknya 43 anak-anak dibunuh oleh personel Angkatan Bersenjata Myanmar sejak kudeta militer pada 1 Februari lalu.

Menurut lembaga sosial Save the Children, Myanmar mengalami "situasi yang mengerikan", dan korban meninggal termuda adalah bocah berusia tujuh tahun.

Organisasi pemantau itu mengatakan total korban meninggal dunia mencapai 536 orang.

Utusan Myanmar untuk Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) memperingatkan adanya risiko "pertumpahan darah yang tak dapat dihindari" ketika penumpasan semakin sengit.

Peringatan tersebut dikeluarkan menyusul pertempuran sengit antara tentara dan gerilyawan etnik minoritas di wilayah perbatasan.

(Baca juga: Bicara Via Telepon, Menhan AS dan Indonesia Bahas Kerja Sama Pertahanan Bilateral)

Kekacauan di Myanmar bermula dua bulan lalu, ketika militer mengambil alih kendali negara menyusul kemenangan telak Liga Nasional untuk Demokrasi (LND) pimpinan Aung San Suu Kyi.

Ketika puluhan ribu orang tumpah ke jalan-jalan menentang kudeta, militer menggunakan meriam air untuk membubarkan massa.

Sesudah seminggu, respons yang ditempuh militer berubah. Mereka kemudian menggunakan peluru karet dan peluru tajam.

(Baca juga: 90 Narapidana Melarikan Diri Selama Demonstrasi Rusuh di Liberia)

Hari yang paling banyak memakan korban adalah Sabtu (27/03) ketika lebih dari 100 orang dibunuh.

Para saksi mata mengatakan tentara bersenjata menyerang warga secara membabi buta di jalan-jalan, dan sebagian korban bahkan dibunuh di rumah mereka sendiri.

Keluarga dari bocah tujuh tahun Khin Myo Chit mengatakan kepada BBC bahwa ia dibunuh oleh polisi ketika berlari ke arah ayahnya dalam penggerebekan di rumahnya di Mandalay pada akhir Maret.

"Mereka mendobrak pintu untuk membukanya," kata kakaknya, May Thu Sumaya, 25.

"Ketika pintu terbuka, mereka menanyakan kepadanya apakah ada orang lain di rumah," terangnya.

Ketika dijawab tidak, mereka menuduhnya berbohong dan mulai menggeledah rumah.

Saat itulah Khin Myo Chit berlari ke arah ayah mereka untuk duduk di pangkuannya. "Kemudian mereka menembak dan memukulnya," lanjutnya.

Korban lain dari kelompok umur anak adalah seorang anak laki-laki berusia 14 tahun yang diyakini ditembak di dalam rumah atau di dekat rumah di Mandalay, dan seorang anak berusia 13 tahun yang ditembak di Yangon ketika sedang bermain di jalan.


Lembaga sosial Save the Children memperingatkan jumlah jumlah anak-anak yang terluka dalam bentrokan kemungkinan juga tinggi, dan memberikan contoh kasus seorang bayi satu tahun yang dilaporkan kena tembakan peluru karet pada mata.

Sumber: okezone

Kudeta Militer Myanmar, 43 Anak-anak Dibunuh, Dipukul dan Ditembak

Kudeta Militer Myanmar, 43 Anak-anak Dibunuh, Dipukul dan Ditembak

Kudeta Militer Myanmar, 43 Anak-anak Dibunuh, Dipukul dan Ditembak

Kudeta Militer Myanmar, 43 Anak-anak Dibunuh, Dipukul dan Ditembak

Kudeta Militer Myanmar, 43 Anak-anak Dibunuh, Dipukul dan Ditembak

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya