0
Thumbs Up
Thumbs Down

Larangan Ekspor Benur Dikirim Hanya Lewat Pesan WA, Eksportir Mengaku Merugi

covesia
covesia - Sat, 28 Nov 2020 08:52
Dilihat: 48
Larangan Ekspor Benur Dikirim Hanya Lewat Pesan WA, Eksportir Mengaku Merugi

Covesia.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang dipimpin oleh Edhy Prabowo telah menghentikan penerbitan Surat Keterangan Waktu Pengeluaran (SKWP) izin ekspor benih lobster.

Imbasnya, PT Teladan Cipta Samudra salah satu perusahaan yang bergerak di bidang ekspor benih Lobster merugi gara-gara aturan tersebut.

Direktur Utama PT Teladan Cipta Samudra Raditya Nursasongko mengatakan, kerugian tersebut tak hanya dirasakan perusahaan, tapi juga seluruh mitra dan ratusan nelayan yang menggantungkan hidupnya pada perusahaan.

"Seluruh mitra dan ratusan nelayan yang menggantungkan hidupnya pada perusahaan kami juga mengalami kerugian yang sangat besar akibat pemberhentian sepihak ini," ujar Raditya, dikutip Sabtu (28/11/2020).

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari situs kkp.go.id, PT TCS tercatat sebagai perusahaan yang mengundang Loka Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (LPSPL) Serang Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut KKP menyaksikan kegiatan melepas bibit benih bening Lobster di Kawasan Konservasi Perairan di sekitar Pulau Liwungan Kabupaten Pandeglang.

Raditya mengatakan tidak adil bila perusahaan yang selama ini tunduk dan patuh terhadap semua aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah, kemudian diperlakukan secara demikian.

Dia menambahkan, selama ini tidak menemukan kesalahan atau kelalaian dari perusahaan saat menjalankan kegiatan ekspor tersebut selama perusahaan ditunjuk menjadi Eksportir Benih Bening Lobster yang terdaftar secara resmi di Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Lebih lagi, kata Raditya, pemberhentian itu dilakukan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui Direktur Jenderal Perikanan Tangkap melalui pesan singkat WhatsApp (WA) ke staf perusahaan, tanpa disertai surat resmi sebagaimana yang seharusnya dilakukan oleh instansi pemerintah.


"Hal ini menjadikan kami merasa diperlakukan tidak adil sebagai perusahaan yang selama ini tunduk dan patuh terhadap semua aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah," kata Raditya. (Antara)

Sumber: covesia

Larangan Ekspor Benur Dikirim Hanya Lewat Pesan WA, Eksportir Mengaku Merugi

Larangan Ekspor Benur Dikirim Hanya Lewat Pesan WA, Eksportir Mengaku Merugi

Larangan Ekspor Benur Dikirim Hanya Lewat Pesan WA, Eksportir Mengaku Merugi

Larangan Ekspor Benur Dikirim Hanya Lewat Pesan WA, Eksportir Mengaku Merugi

Larangan Ekspor Benur Dikirim Hanya Lewat Pesan WA, Eksportir Mengaku Merugi

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya