0
Thumbs Up
Thumbs Down

Lawan Arus Global, Masa Depan Bisnis di Depan Mata

wartaekonomi
wartaekonomi - Tue, 12 Nov 2019 18:16
Dilihat: 28
Jakarta

Para pembuat keputusan dari 150 perusahaan di Indonesia meyakini bahwa tahun depan masih menjadi tahun pertumbuhan bagi Indonesia. Pasalnya kebijakan ekonomi makro yang bijak dengan memegang prinsip keberhatihatian (prudent) dinilai akan semakin memperkuat konsumsi domestik dan masuknya aliran investasi.

Demikian terungkap dari survei dari HSBC bertajuk Navigator: Now, Next and How yang dirilis belum lama ini. Studi ini bertujuan untuk mengukur sentimen dan harapan dunia bisnis di 35 pasar di seluruh dunia.

"Melawan arus global sepertinya terdengar ambisius, tetapi masa depan di depan mata terlihat cerah," kata Dandy Pandi, Country Head, Global Trade and Receivable Finance PT Bank HSBC Indonesia, belum lama ini.

Baca Juga: Tak Mau Berputus Asa, Bisnis Indonesia Prediksi Penjualan Capai 61%

Dandy pun membeberkan beberapa strategi utama yang bisa dilakukan bisnis di Indonesia untuk menghadapi ancaman bisnis yang mungkin terjadi. Pertama, yakni fokus pada peningkatan portofolio melalui berbagai cara.

"Hampir setengah (48%) perusahaan meningkatan kualitas produk atau layanan. Selanjutnya, sekitar 26%-nya melalui investasi untuk inovasi," ungkapnya.

Selain itu, lanjut Dandy, penggunaan bahan baku dan pemasok dengan kualitas lebih baik (25%) serta perluasan platform dan saluran digital merupakan strategi kunci lainnya.

Sekitar 30% perusahaan juga menyebutkan bahwa ekspansi ke pasar-pasar baru adalah kunci strategi perluasan mereka.

Baca Juga: Soal Prospek Bisnis, Bos-bos Perusahaan Indonesia Paling Optimis

Survei ini melibatkan 9.131 perusahaan dari enam wilayah berbeda untuk melihat rencana investasi para pebisnis, bagaimana mereka mengambil keputusan penting, melakukan berbagai perubahan, serta mengembangkan bisnis. Dari Indonesia sendiri ada 150 perusahaan yang menjadi bagian dari sampel penelitian ini.

HSBC menetapkan kriteria pengambilan sampel, yaitu perusahaan dengan omzet minimal US$1,75 juta dan batas korporasi sebesar US$16,5 juta. Responden merupakan para pengambil keputusan kunci dan memiliki pengaruh signifikan dalam pengambilan keputusan di perusahaan.

Penulis: ***

Editor: Rosmayanti


Foto: Unsplash/Rawpixel

Sumber: wartaekonomi

Lawan Arus Global, Masa Depan Bisnis di Depan Mata

Lawan Arus Global, Masa Depan Bisnis di Depan Mata

Lawan Arus Global, Masa Depan Bisnis di Depan Mata

Lawan Arus Global, Masa Depan Bisnis di Depan Mata

Lawan Arus Global, Masa Depan Bisnis di Depan Mata

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya