0
Thumbs Up
Thumbs Down

Lebaran, Uang Beredar di RI Tembus Rp 7.911 Triliun

Nusabali
Nusabali - Sat, 28 May 2022 13:03
Dilihat: 245
Lebaran, Uang Beredar di RI Tembus Rp 7.911 Triliun
Pertumbuhan ini lebih tinggi dibandingkan periode Maret sebesar 13,3 persen. Dikutip dari publikasi BI Analisis Uang Beredar, disebutkan perkembangan ini didorong oleh tumbuhnya komponen M1 dan surat berharga selain saham yang tumbuh 20,8 persen yoy.

"Disebabkan oleh pertumbuhan uang kartal dan tabungan rupiah yang dapat ditarik sewaktu-waktu," tulisnya, dikutip detikfinance, Jumat (27/5/2022).

Selanjutnya disebutkan peredaran uang kartal pada April 2021 tercatat Rp 896,3 triliun atau tumbuh 22,3 persen, lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 14,4 persen yoy.

"Ini didorong oleh meningkatnya aktivitas masyarakat menjelang libur panjang dan perayaan Idul Fitri 1443 Hijriah," jelasnya.

Tabungan rupiah yang dapat ditarik sewaktu-waktu dengan pangsa 48,5 persen terhadap M1, tercatat sebesar Rp 2.191,2 triliun pada posisi laporan, atau tumbuh 15,9 persen (yoy), meningkat dibandingkan Maret 2022 (14,0 persen, yoy).

Sementara itu, pertumbuhan giro rupiah menunjukkan perlambatan dari 28,8 persen (yoy) pada Maret 2022 menjadi 28,0 persen (yoy) pada April 2022.

Di sisi lain, dana float uang elektronik tercatat sebesar Rp 14,2 triliun, tumbuh 85,2 persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya (82,3 persen, yoy). Pangsa dana float (saldo) uang elektronik terhadap M1 pada posisi laporan sebesar 0,3 persen.

Komponen surat berharga selain saham dengan pangsa 0,4 persen terhadap M2 tumbuh 59,3 persen (yoy), sehubungan dengan meningkatnya kewajiban akseptasi bank terhadap sektor swasta domestik, sertifikat deposito, dan obligasi dengan jatuh tempo di bawah 1 tahun.

Uang kuasi, dengan pangsa 42,5 persne dari M2, tercatat sebesar Rp 3.364,8 triliun pada April 2022, atau tumbuh 5,0 persen (yoy), lebih rendah dari pertumbuhan bulan sebelumnya (6,9 persen, yoy).

Perlambatan uang kuasi terutama disebabkan oleh komponen simpanan berjangka lainnya dan giro valas, masing-masing menjadi sebesar 1,5 persen (yoy) dan 17,2 persen (yoy). Perlambatan simpanan berjangka diindikasikan sejalan dengan rendahnya suku bunga yang ditawarkan. Sementara itu, tabungan lainnya tercatat tumbuh meningkat (22,8 persen, yoy). *
Sumber: Nusabali

Lebaran, Uang Beredar di RI Tembus Rp 7.911 Triliun

Lebaran, Uang Beredar di RI Tembus Rp 7.911 Triliun

Lebaran, Uang Beredar di RI Tembus Rp 7.911 Triliun

Lebaran, Uang Beredar di RI Tembus Rp 7.911 Triliun

Lebaran, Uang Beredar di RI Tembus Rp 7.911 Triliun

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya