0
Thumbs Up
Thumbs Down

Legislator Minta APBN 2021 untuk Kesehatan Dioptimalkan

Republika Online
Republika Online - Sun, 27 Sep 2020 10:22
Dilihat: 45
Legislator Minta APBN 2021 untuk Kesehatan Dioptimalkan

JAKARTA -- DPR dan Pemerintah sepakati anggaran kesehatan sebesar Rp 169,7 triliun atau 6,2 persen dari total belanja negara pada RAPBN 2021. Wakil Ketua Fraksi PKS Netty Prasetiyani meminta agar anggaran tersebut dioptimalkan untuk menyelesaikan berbagai problem kesehatan.

"Demikian pula anggaran kesehatan pada PEN senilai Rp 84,02 triliun harus mampu menjadi instrumen yang mengatasi permasalahan Covid- 19 dan perbaikan sistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Pastikan terjadi peningkatan sarana dan prasana, ketersediaan obat-obatan berkualitas, serta peningkatan jumlah dan kapasitas tenaga kesehatan yang memadai," kata Netty dalam keterangan tertulisnya kepada Republika.co.id, Sabtu (26/9).

Netty menilai, selama vaksin Covid-19 belum ditemukan maka APBN Tahun Anggaran 2021 masih akan dibayangi oleh risiko besar dari dampak multidimensi krisis kesehatan. Ketua Tim Covid Fraksi PKS tersebut mengimbau pemerintah untuk menyiapkan perencanaan dan aksi strategis guna memitigasi risiko tersebut.

"Fraksi PKS prihatin dengan kondisi penanganan pandemi yang belum mampu melandaikan kurva Covid-19, bahkan justru makin meningkat dengan angka kasus baru menembus 4000-an setiap hari. Oleh karena itu, pemerintah harus fokus, serius, dan sepenuh hati melakukan upaya penanganan yang berbasis pada kesehatan," ujarnya.

"Anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) senilai Rp 356,5 triliun tidak akan bermakna jika kesehatan dan keselamatan rakyat terabaikan," imbuhnya.

Selain itu anggota Komisi IX DPR tersebut mengatakan pemerintah harus sungguh-sungguh bekerja keras mencapai target indikator kesejahteraan tahun 2021 yang meliputi, tingkat pengangguran terbuka 7,7-9,1 persen, tingkat kemiskinan 9,2-9,7 persen, gini rasio 0,377-0,379, indeks pembangunan manusia 72,78-72,95, nilai tukar petani (NTP) 102, dan nilai tukar nelayan (NTN) 104.

"Penetapan target pasti sudah memperhitungkan semua faktor, bukan asal-asalan. Jadi, tinggal bagaimana upaya pemerintah untuk mencapainya," tuturnya.

Netty juga meminta pemerintah meningkatkan pengawasan internal atas implementasi APBN 2021 agar uang yang dikumpulkan melalui pajak dan penghasilan negara lainnya benar-benar memberikan sebesar-besar manfaat untuk rakyat.


Berita Terkait
  • Pemkot Surabaya Giatkan Tes Swab di Lingkungan Pesantren
  • WHO Prediksi 2 Juta Orang Meninggal karena Covid-19
  • Korlantas Sasar Kernet dan Supir Bus dalam Pembagian Sembako
Berita Lainnya
  • Sejengkal Kematian di Atap Kereta: COD dengan Malaikat Maut
  • Rio Dewanto Menikmati Perannya Sebagai Kameo di Star Stealer

Legislator Minta APBN 2021 untuk Kesehatan Dioptimalkan

Legislator Minta APBN 2021 untuk Kesehatan Dioptimalkan

Legislator Minta APBN 2021 untuk Kesehatan Dioptimalkan

Legislator Minta APBN 2021 untuk Kesehatan Dioptimalkan

Legislator Minta APBN 2021 untuk Kesehatan Dioptimalkan

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya