0
Thumbs Up
Thumbs Down

Mahfud MD: Indonesia Bukan Negara Islam tapi Islami

Republika Online
Republika Online - Thu, 26 Nov 2020 13:23
Dilihat: 47
Mahfud MD: Indonesia Bukan Negara Islam tapi Islami

JAKARTA --- Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD berpendapat bahwa Indonesia bukan negara Islam melainkan negara Islami. Hal ini disampaikannya saat menjadi pembicara dalam peluncuran dan diskusi buku Islam dan Kebangsaan; Tauhid, Kemanusiaan dan Kewarganegaraan yang ditulis Prof. Dr. M Quraish Shihab pada Kamis (26/11).

Ia menjelaskan meski populasi Muslim Indonesia terbesar di dunia di mana 87 persen penduduknya beragama Islam namun Mahfud mengatakan Indonesia bukanlah negara islam.

"Indonesia itu bukan negara islam, menurut saya Indonesia itu adalah negara islami. Bukan Islam tapi Islami. Kalau negara Islam itu konotasinya formal, hukumnya harus Islam aturanya harus Islam, namanya harus Islam. Tapi kalau Islami itu membawa substansinya ajaran-ajaran islam tadi, misalnya persaudaraan sekemanusiaan," jelas Mahfud.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu berpendapat Indonesia merupakan potret gambaran dari piagam Madinah yang dibuat pada masa Rasulullah. Sebab Indonesia memiliki keragaman suku, bahasa, agama dan kepercayaan. Lebih lanjut, Mahfud menjelaskan bahwa struktur bernegara Indonesia yang memilih demokrasi tidak bertentangan dengan yang diajarkan Islam.

"Demokrasi dan itu bisa juga disebut khilafah kalau mau disebut sebagai sistem pemerintahan seperti meminjam istilah pak Quraish Shihab. Maka Indonesia itu memeilih sistem yang juga dibenarkan oleh islam, memilih demokrasi perwakilan, sistem pemerintahannya presidensil, bentuk negaranya kesatuan. Mana coba yang bertentangan dengan Islam di sini. Ngga ada," tuturnya.

Di lain sisi, Mahfud menetang orang-orang yang berpendapat Indonesia seharusnya menerapkan sistem bernegara seperti yang dibangun nabi. Justru menurut Mahfud mendirikan negara seperti nabi haram hukumnya.


"Haram anda mendirikan negara seperti nabi. Karena hukum di zaman nabi ditetapkan oleh Allah lalu diteruskan oleh nabi, sekarang kalau anda mendirikan negara yang seperti nabi siap yang mau jadi nabi, kan dilarang. Nabi membentuknya dengan sesuatu yang hanya boleh dilakukan oleh nabi. Nabi adalah ketua lembaga legislatif, dia juga eksekutifnya yang melaksanakan pemerintahnnaya, nabi juga yuidikatif yang menegakan hukumnya peradilannya. Masa mau bentuk kaya gitu," jelasnya.

Berita Terkait
  • Romo Magnis Apresiasi Umat Islam yang Jaga Nilai Pancasila
  • Menkopolhukam: Buku Quraish Shihab Buat Tenang Umat Islam
  • Erdogan Serukan Negara Islam Kerja Sama Soal Mata Uang
Berita Lainnya
  • BCA Catat Pembukaan Rekening Baru Capai 7.500 Sehari
  • Korsel Tarik Kembali 160 Ribu Kendaraan

Mahfud MD: Indonesia Bukan Negara Islam tapi Islami

Mahfud MD: Indonesia Bukan Negara Islam tapi Islami

Mahfud MD: Indonesia Bukan Negara Islam tapi Islami

Mahfud MD: Indonesia Bukan Negara Islam tapi Islami

Mahfud MD: Indonesia Bukan Negara Islam tapi Islami

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya